Internasional

TGI Tangani Insiden Kebocoran Pipa Gas di Indragiri Hilir Riau, Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) mengonfirmasi insiden kebocoran pipa gas miliknya di jalur Grissik Duri (GD) KP222, tepatnya di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kejadian yang dilaporkan pada Jumat (02/01/2026) pukul 16:35 WIB ini, menurut pantauan Mureks, tidak menimbulkan korban jiwa baik dari masyarakat maupun pekerja.

Penanganan dan Investigasi Cepat

Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, menyampaikan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah penanganan insiden secara cepat dan tepat. Prioritas utama TGI adalah pengamanan lokasi, pekerja, serta masyarakat dengan mengutamakan aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE).

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Untuk menghentikan kebocoran, TGI telah mematikan kompresor dan menutup seluruh section valve terdekat. Perusahaan juga berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat.

Emil menambahkan, proses investigasi oleh tim lapangan dan pihak terkait masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Selain itu, TGI juga melakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri (GD), serta berkoordinasi dengan tim pengamanan Objek Vital Polda Riau.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh pihak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Informasi lebih lanjut akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama,” ungkap Emil, dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (02/01/2026).

Profil PT Transportasi Gas Indonesia

PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) didirikan pada tahun 2002 sebagai perusahaan patungan. Berdasarkan informasi dari situs resmi TGI, kepemilikan saham perusahaan ini terdiri dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk sebesar 59,87%, Transasia Pipeline Pvt. Ltd. sebesar 40%, dan Yayasan Kesejahteraan Pegawai dan Pensiunan PGN (YKPP PGN) sebesar 0,13%.

Mureks