Otomotif

Tesla Terapkan Denda Hingga Rp2,3 Juta untuk Penumpang Robotaxi yang Mengotori Kabin

Tesla mulai memberlakukan sistem denda baru bagi penumpang yang mengotori kabin robotaxi mereka. Kebijakan ini bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan, dengan denda tertinggi mencapai 150 dolar AS atau sekitar Rp2,3 juta untuk kasus muntah atau merokok di dalam kendaraan.

Menurut pantauan Mureks, sistem denda ini terbagi menjadi dua kategori. Kategori ‘sedang’ seperti tumpahan makanan, kotoran, atau noda ringan akan dikenakan biaya sekitar 50 dolar AS (sekitar Rp775 ribu). Sementara itu, kategori ‘berat’ seperti muntah atau merokok di dalam robotaxi akan dikenakan denda hingga 150 dolar AS (sekitar Rp2,3 juta).

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Dalam pernyataan yang dibagikan oleh jurnalis teknologi Sawyer Merritt di platform X, Tesla menegaskan, “Kami memprioritaskan menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman bagi semua pengendara dan mempromosikan perilaku pengendara yang bertanggung jawab.” Pernyataan ini juga dikutip oleh Inside EVs. Perusahaan akan menilai jenis dan tingkat keparahan kekacauan untuk menerapkan biaya yang sesuai.

Tesla menyatakan bahwa penumpang akan menerima notifikasi jika kendaraan membutuhkan pembersihan ekstra. Mereka juga dapat mengajukan keberatan atas biaya tersebut dengan menghubungi layanan pelanggan.

Layanan taksi daring lainnya telah menerapkan biaya pembersihan selama bertahun-tahun. Namun, Mureks mencatat bahwa denda Tesla dalam beberapa kasus melebihi biaya yang dikenakan oleh Waymo, salah satu pesaing robotaxi.

Waymo mengenakan denda 50 dolar AS jika penumpang melaporkan sendiri masalah kebersihan. Jika tidak, denda bisa membengkak menjadi 100 dolar AS untuk pelanggaran pertama, termasuk merokok atau vaping. Pelanggaran lebih lanjut bahkan dapat mengakibatkan biaya pembersihan penuh yang jauh melebihi 100 dolar AS, serta memengaruhi status akun penumpang.

Dengan demikian, bagi mereka yang sering mengotori kendaraan, menggunakan layanan robotaxi, baik dari Tesla, Waymo, atau perusahaan lain, bisa menjadi sangat mahal. Saat ini, layanan robotaxi Tesla beroperasi menggunakan Model Y di Austin, Texas, sebelum peluncuran Cybercabs khusus di masa mendatang.

Mureks