Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengatasi kemacetan. Pemkot Depok mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk proyek pelebaran Jalan Raya Sawangan, sebuah langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut.
Hingga akhir tahun 2025, Pemkot Depok telah menuntaskan proses pembebasan lahan di sepanjang ruas Jalan Enggram hingga Jalan Pemuda. Ruas ini, yang sebelumnya merupakan jalan permukiman, direncanakan akan dialihfungsikan menjadi jalan utama.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
“Jalan Enggram sampai Pemuda itu sudah kita bebaskan kurang lebih Rp 40 miliar. Kemarin masih ada tiga bidang yang belum bersedia, tapi Alhamdulillah sekarang sudah berkenan dengan pembebasan lahan yang kita lakukan,” ujar Supian Suri, seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Depok pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Pada tahun 2026 ini, Pemkot Depok akan memulai eksekusi pelebaran ruas jalan tersebut dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 40 miliar. Ruas jalan ini nantinya akan difungsikan satu arah bagi kendaraan bermotor dari arah Parung Bingung menuju Sekolah Yapan.
“Konsepnya nanti dari Parung Bingung menuju Sekolah Yapan itu satu arah. Sementara dari arah Sawangan menuju pusat kota, dekat Rumah Makan Tirta Rasa, kendaraan akan belok ke kiri. Dengan begitu, alur kendaraan relatif akan lebih lancar,” tutur Supian.
Selain itu, Pemkot Depok juga akan fokus pada pembebasan lahan di sisi kiri jalan pada Simpang Parung Bingung, yang dikenal sebagai salah satu titik kemacetan terparah di Jalan Raya Sawangan. Catatan Mureks menunjukkan, area ini menjadi prioritas karena volume kendaraan yang tinggi dan kerap menimbulkan penumpukan.
“Kurang lebih Rp60 miliar kita alokasikan memperlebar sisi kiri jalan di area belokan menuju Sawangan, supaya pergerakan kendaraan jadi lebih mudah,” ucapnya.
Tak hanya pelebaran jalan, jembatan yang berada di bawah ruas Jalan Parung Bingung juga akan dibangun menjadi dua lajur, mengikuti skema pelebaran jalan secara keseluruhan.
Supian Suri menambahkan, “Fokus kita tahun ini memang pada pelebaran Jalan Raya Sawangan, Jalan Enggram, dan Jalan Pemuda.”






