Keuangan

S&P 500 Melonjak 16,4% di 2025, Wall Street Optimistis Namun Waspadai Risiko untuk Prospek Pasar 2026

Pasar finansial menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid, meskipun diwarnai volatilitas di berbagai kelas aset dan sektor. Indeks S&P 500, menurut Mureks, berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 16,4% sepanjang tahun, menandai kenaikan tahunan ketiga berturut-turut.

Kinerja komoditas logam mulia menunjukkan lonjakan signifikan. Harga emas melonjak lebih dari 70%, menembus level 4.500 dolar AS per ounce pada akhir tahun. Sementara itu, perak mencatat kenaikan yang lebih fantastis, mencapai lebih dari 140%, mengungguli ekuitas, obligasi, bahkan sebagian besar mata uang kripto.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Prospek Pasar 2026: Optimisme Wall Street dengan Nuansa Risiko

Memasuki tahun 2026, prospek pasar dari Wall Street didominasi oleh sentimen bullish, meskipun dengan nuansa yang perlu diperhatikan. Berbeda dengan dikotomi sederhana antara bullish dan bearish, para analis melihat adanya risiko kredibel yang berpotensi secara signifikan meredam atau bahkan membalikkan proyeksi pasar yang lebih optimistis.

Para ahli strategi pasar berharap bahwa 493 saham terbawah di indeks akan mulai menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang agresif di tahun 2026. Harapan ini menjadi salah satu pendorong utama di balik pandangan positif terhadap kinerja pasar di tahun mendatang.

Lance Roberts, seorang mitra di RIA Advisors di Houston, Texas, yang memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di dunia investasi, menjelaskan bahwa analisisnya seringkali bersifat kontrarian namun menggunakan pendekatan akal sehat. Roberts, yang juga menulis blog harian di www.realinvestmentadvice.com, fokus pada analisis, riset, dan penulisan komentar tentang investasi, psikologi investor, serta pandangan makro terhadap pasar dan ekonomi.

Mureks