Keuangan

Jasamarga Catat Kenaikan 43 Persen Arus Kendaraan dari Timur Trans Jawa Awal Januari 2026

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan lonjakan signifikan arus kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa menuju arah barat pada awal Januari 2026. Tercatat 119.455 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dalam periode 1 hingga 3 Januari 2026.

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 43,12 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang hanya mencapai 83.463 kendaraan. Lonjakan ini terjadi pasca-libur panjang akhir tahun dan awal tahun.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

“119.455 kendaraan melintas dari Wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama, atau meningkat 43,12 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 83.463 kendaraan,” ujar VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan resminya pada Minggu malam (4/1/2025).

Sementara itu, pergerakan kendaraan yang menuju Wilayah Timur Trans Jawa mulai menunjukkan penurunan. Selama periode yang sama, Mureks mencatat sebanyak 95.645 kendaraan melintas menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Jumlah ini turun 1,95 persen dari lalu lintas normal yang mencapai 97.552 kendaraan.

Lonjakan Juga Terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Peningkatan volume lalu lintas juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Jawa Tengah, Gerbang Tol Kalikangkung menjadi salah satu titik pantauan utama. Sebanyak 76.911 kendaraan tercatat meninggalkan Semarang pada periode 1–3 Januari 2026, melonjak 77,49 persen dibandingkan lalu lintas normal 43.333 kendaraan. Arus kendaraan yang menuju Semarang melalui GT Kalikangkung justru turun 2,05 persen, dengan 53.159 kendaraan melintas dari kondisi normal 54.271 kendaraan.

Gerbang Tol Banyumanik juga mencatat peningkatan signifikan. Sebanyak 95.097 kendaraan menuju Jakarta, naik 72,96 persen dari lalu lintas normal 54.983 kendaraan. Adapun arus kendaraan menuju Solo melalui gerbang yang sama mencapai 86.471 kendaraan atau naik 14,93 persen dari kondisi normal 75.241 kendaraan.

Pergerakan lalu lintas di Jawa Timur menunjukkan pola yang bervariasi. Di Gerbang Tol Warugunung, 64.168 kendaraan tercatat menuju Jakarta, turun tipis 0,73 persen dibandingkan lalu lintas normal 64.642 kendaraan. Sebaliknya, arus menuju Surabaya melalui gerbang yang sama mencapai 65.588 kendaraan atau naik 8,45 persen dari kondisi normal 60.475 kendaraan.

Gerbang Tol Kejapanan Utama mencatat 97.809 kendaraan menuju Surabaya, meningkat 29,93 persen dari lalu lintas normal 75.276 kendaraan. Sementara itu, 85.556 kendaraan menuju Malang melalui gerbang ini, naik 11,21 persen dari kondisi normal 76.932 kendaraan.

Terakhir, di Gerbang Tol Singosari, 52.273 kendaraan menuju Surabaya, naik 35,34 persen dibandingkan lalu lintas normal 38.624 kendaraan. Arus menuju Malang melalui gerbang yang sama tercatat 50.692 kendaraan atau naik 9,54 persen dari lalu lintas normal 46.276 kendaraan.

Imbauan Keselamatan dari Jasamarga

Menyikapi peningkatan volume kendaraan, Ria Marlinda Paallo mengimbau seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan. Kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi menjadi faktor krusial yang perlu diperhatikan sebelum memasuki jalan tol.

“Pengguna jalan diharapkan memastikan kecukupan daya dan BBM serta saldo uang elektronik, serta senantiasa mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tegas Ria.

Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan tol Jasa Marga Group dapat mengakses One Call Center 24 jam di nomor 14080 atau melalui aplikasi Travoy yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.

Mureks