Keuangan

SOFR Rendah dan Jatuh Tempo Utang 2026 Tingkatkan Risiko Cakupan Dividen Crescent Capital

Crescent Capital BDC, Inc. (CCAP), sebuah perusahaan pengembangan bisnis (BDC) yang dikenal sebagai pemberi pinjaman langsung pasar menengah kepada sponsor yang melakukan leveraged buyouts (LBOs), menghadapi peningkatan risiko terhadap cakupan dividennya. Tekanan ini muncul akibat penurunan suku bunga SOFR (Secured Overnight Financing Rate) dan jatuh tempo utang signifikan pada tahun 2026.

Menurut analisis terbaru, meskipun diskon nilai aset bersih (NAV) sebesar 27% pada CCAP mungkin terlihat menarik, hal tersebut dinilai terlalu melebih-lebihkan potensi kenaikan. Imbal hasil dividen perusahaan memang tampak atraktif, namun tekanan pada pendapatan bunga bersih (NII) dan risiko pembiayaan kembali utang membatasi potensi pengembalian total bagi investor.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Tantangan di Pasar Pinjaman Langsung

Mureks mencatat bahwa Crescent Capital beroperasi di segmen pasar pinjaman langsung menengah yang ramai dan terkomodifikasi, tanpa keunggulan kompetitif yang jelas. Para sponsor di area pasar ini adalah pihak yang paling terdampak oleh kenaikan suku bunga sebelumnya. Meskipun risiko portofolio dan eksposur unitranche perusahaan dapat dikelola, lingkungan pasar yang kompetitif tetap menjadi tantangan.

Penurunan SOFR secara langsung mengurangi pendapatan bunga bersih CCAP. Kondisi ini diperparah dengan jatuh tempo utang pada tahun 2026 yang kemungkinan besar akan dibiayai kembali dengan suku bunga yang lebih tinggi. Kombinasi kedua faktor ini diperkirakan akan semakin menekan pendapatan perusahaan dan kemampuan untuk mempertahankan cakupan dividen.

Tingkat Utang dan Ruang Gerak Terbatas

Tingkat leverage CCAP saat ini tergolong tinggi, dengan rasio utang terhadap ekuitas (D/E) mencapai 1,28. Angka ini menyisakan sedikit ruang bagi perusahaan untuk memperluas portofolio pinjamannya atau mengimbangi hambatan pendapatan yang ada. Kondisi leverage yang tinggi ini membatasi fleksibilitas finansial CCAP dalam menghadapi gejolak pasar.

Secara keseluruhan, risiko penurunan pada CCAP dinilai melebihi potensi kenaikannya. Oleh karena itu, saham CCAP direkomendasikan sebagai ‘hold’ (tahan), dengan pertimbangan bahwa ada peluang BDC lain yang lebih baik tersedia di pasar. Analisis ini disampaikan oleh Romil Patel, seorang analis yang berfokus pada investasi tematik dan makro global.

Mureks