Keuangan

Sinarmas AM Catat AUM Rp62,39 Triliun pada 2025, Fokus Genjot Kinerja Reksa Dana Saham

Sinarmas Asset Management (AM) berhasil membukukan dana kelolaan atau asset under management (AUM) yang signifikan sepanjang tahun 2025. Perusahaan manajer investasi ini mencatatkan AUM sebesar Rp62,39 triliun, menempatkannya sebagai salah satu pemain kunci di industri reksa dana nasional.

Head of Equity Sinarmas AM, Donny Primananda, menjelaskan bahwa strategi perusahaan dalam meracik produk reksa dana akan mengedepankan pendekatan taktis dan berbasis fundamental. Khusus untuk reksa dana saham dan campuran, Sinarmas AM akan memprioritaskan alokasi investasi yang besar pada saham-saham berkapitalisasi jumbo dan memiliki likuiditas tinggi di pasar.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Kinerja Positif Reksa Dana Saham Unggulan

Sinarmas AM saat ini mengelola sedikitnya tiga jenis reksa dana saham, yakni Simas Danamas Saham, Simas Saham Unggulan, dan Simas Saham Maksima. Beberapa di antaranya menunjukkan kinerja yang impresif.

  • Simas Danamas Saham: Berdasarkan catatan Mureks, reksa dana ini mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan harga mencapai 33,57% secara year-on-year (YoY) selama satu tahun terakhir. Produk ini memiliki eksposur 80–90% terhadap saham, dengan portofolio yang mencakup ARCI, BRPT, BRMS, DSNG, dan HRTA.
  • Simas Saham Unggulan: Produk ini juga membukukan kenaikan hingga 22,57% YoY, dengan dana kelolaan mencapai Rp585,44 miliar. Simas Saham Unggulan memiliki eksposur maksimal 98% terhadap saham, termasuk nama-nama besar seperti BBCA, BMRI, BBRI, BUMI, DEWA, MDKA, dan PTRO.

Donny Primananda menambahkan, pemilihan saham juga sangat mempertimbangkan fundamental perusahaan yang kuat, arus kas yang stabil, eksposur terhadap konsumsi domestik, serta keterkaitan dengan komoditas, terutama di tengah kebijakan moneter yang cenderung longgar. “Sektor yang menjadi perhatian kami antara lain perbankan, consumer goods, emas, nikel, CPO, dan telekomunikasi,” ujarnya kepada Bisnis pada Jumat (9/1/2026).

Pertumbuhan Industri Reksa Dana Nasional

Secara keseluruhan, industri reksa dana di Indonesia juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Total AUM industri reksa dana pada Desember 2025 mencapai Rp679,18 triliun. Angka ini meningkat 3,38% secara month-on-month (MoM) dibandingkan realisasi November 2025 yang sebesar Rp656,96 triliun.

Lebih lanjut, pertumbuhan AUM industri reksa dana bahkan mencapai 35,04% secara year-on-year (YoY) dari realisasi Desember 2024 yang tercatat Rp502,92 triliun. Data ini mengindikasikan optimisme pasar terhadap instrumen investasi reksa dana di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Mureks