Hiburan

Serikat Pekerja: ‘Ini Soal Arogansi Rockstar’, Tuntut Ganti Rugi Pengembang GTA 6 yang Dipecat

Independent Workers’ Union of Great Britain (IWGB) secara resmi meminta hakim untuk memberikan bantuan sementara (interim relief) bagi 34 pengembang game Grand Theft Auto 6 (GTA 6) yang dipecat oleh Rockstar Games pada Oktober 2025. Tuntutan ini diajukan di tengah tudingan IWGB bahwa Rockstar melakukan ‘union-busting’ brutal, sementara perusahaan bersikeras pemecatan dilakukan karena kebocoran informasi rahasia.

Permohonan bantuan sementara tersebut diajukan dalam sidang pada 5 Januari 2026 di Tribunals Centre, Glasgow, Skotlandia. Bantuan ini, jika dikabulkan, akan memberikan gaji dan, jika berlaku, pemulihan visa kerja kepada karyawan yang dipecat sebelum penentuan persidangan penuh. IWGB menyatakan keyakinannya terhadap kekuatan kasus yang mereka ajukan, menegaskan bahwa Rockstar telah melanggar hukum dengan memberhentikan 31 anggotanya di Inggris secara sepihak. Tiga karyawan yang terkena dampak di Kanada tidak termasuk dalam tuntutan ini karena perbedaan hukum ketenagakerjaan dan serikat pekerja regional.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Tudingan ‘Union-Busting’ dan Pembelaan Rockstar

IWGB tidak menahan diri dalam kritiknya terhadap pengembang game raksasa tersebut. “Ini tentang arogansi perusahaan seperti Rockstar yang berpikir bahwa ukuran dan profitabilitasnya memberinya lisensi tak terbatas untuk menyalahgunakan pekerjanya, dan melakukannya tanpa hukuman,” ujar perwakilan serikat pekerja.

Di sisi lain, juru bicara Rockstar Games mengeluarkan pernyataan yang mempertahankan klaim bahwa pemecatan tersebut dilakukan karena karyawan membocorkan informasi rahasia. Perusahaan “secara kategoris membantah” tuduhan ‘union-busting’ dalam pernyataannya kepada IGN. Rockstar menegaskan bahwa karyawan yang dipecat “membahas informasi yang sangat rahasia, termasuk yang berkaitan dengan fitur game dari judul-judul yang akan datang dan belum diumumkan, di saluran sosial yang tidak aman dan publik.”

Mureks mencatat bahwa laporan mengenai saluran sosial ini mengungkapkan bahwa itu adalah server Discord. Presiden IWGB, Alex Marshall, pada November lalu menyatakan, “this was on a finite union Discord in which people were discussing their material conditions at the company, and they should be legally protected to do that.” Namun, Rockstar mengklaim saluran tersebut (tanpa menyebut Discord secara spesifik) lebih terbuka, diduga mencakup “employees of competitor game developers, a video games industry journalist, as well as dozens of anonymous, unidentifiable members.”

Rockstar juga menambahkan bahwa “employees who posted union-supportive messages, but who did not breach confidentiality policies, were not dismissed,” dan membantah menyimpan “blacklist” anggota serikat.

Kerahasiaan sebagai Prioritas Utama Perusahaan

Rockstar menekankan pentingnya kerahasiaan dalam operasional mereka. “We regret that these dismissals were necessary; however, confidentiality is fundamental to everything Rockstar Games does. Global interest in our games is unparalleled. Even the smallest leak of any information relating to our products and practices can cause major commercial and creative damage – as we have seen in the past – and damage the experience of our loyal players and dedicated team. This was never about union membership. We have always taken a zero-tolerance approach to unauthorized releases of information — and we always will.”

Gelombang pemecatan ini memicu protes berkelanjutan di luar kantor Rockstar. Pada Desember, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengomentari berita tersebut, menyatakan akan “menyelidiki” kasus yang “sangat memprihatinkan” itu. Anggota Parlemen dari Partai Buruh, Chris Murray, juga mengangkat isu pemecatan ini dan mengatakan, “Having met Rockstar, they failed to reassure me they are following employment law, and I share concerns about union busting.”

Para pengunjuk rasa menggambarkan Rockstar sebagai “a machine” dalam “an industry rife with work exploitation, unfair practice, and unreasonable working conditions” setelah pemecatan baru-baru ini.

Referensi penulisan: www.gamesradar.com

Mureks