Hooded Horse, penerbit game strategi populer Manor Lords, secara tegas melarang penggunaan seni kecerdasan buatan (AI) generatif dalam kontrak penerbitan game mereka. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap apa yang disebut CEO Tim Bender sebagai “kanker” yang mempersulit industri game.
Berbicara kepada Kotaku, Bender mengungkapkan kekecewaannya terhadap AI generatif. “Jujur saja, semua hal ini hanya membuat hidup kami lebih sulit,” ujarnya.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Ia menambahkan, “Saya sangat membenci seni AI generatif dan itu telah membuat hidup saya lebih sulit dalam banyak hal… tiba-tiba itu menginfeksi hal-hal dengan cara yang tidak seharusnya.” Mureks mencatat bahwa pernyataan ini menunjukkan tingkat frustrasi yang tinggi di kalangan pengembang.
Bender menegaskan, “Sekarang sudah tertulis dalam kontrak kami jika kami menerbitkan game, ‘tidak ada aset AI sialan.'”
Hooded Horse tidak hanya melarang penggunaan aset AI generatif dalam produk akhir, tetapi juga merekomendasikan pengembang untuk tidak menggunakan AI generatif di seluruh proses pengembangan. “Kami sudah sampai pada titik di mana kami juga berbicara dengan pengembang dan kami merekomendasikan mereka untuk tidak menggunakan AI generatif di mana pun dalam prosesnya,” kata Bender.
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah “sampah” atau konten yang dihasilkan AI secara tidak sengaja masuk ke dalam game. Bender mencontohkan kasus Clair Obscur: Expedition 33, di mana placeholder seni yang dihasilkan AI sempat lolos.
Menurut Bender, “Jika itu dilakukan, tentu saja, ada kemungkinan itu lolos, karena hanya butuh satu dari itu lolos dalam beberapa build dan tidak diganti atau semacamnya.”
Ia melanjutkan, “Karena itu, kami terus-menerus harus mengawasi dan menanganinya serta mencoba mencegahnya masuk, karena itu kanker.”
Sikap Hooded Horse ini sangat kontras dengan perusahaan game besar seperti EA dan Ubisoft yang gencar mempromosikan potensi AI. Sejumlah pengembang independen lain juga menyuarakan penolakan serupa terhadap penggunaan AI generatif.
Pada awal tahun ini, Hooded Horse merilis versi 1.0 dari Terra Invicta, sebuah game strategi besar fiksi ilmiah yang telah dikembangkan selama lebih dari sembilan tahun. Tim redaksi Mureks mengonfirmasi bahwa tidak ada pengungkapan penggunaan AI dalam halaman Steam game tersebut.






