Schwab U.S. Large-Cap Growth ETF (SCHG) kembali menjadi sorotan investor setelah analis Michael Fitzsimmons merekomendasikannya sebagai pilihan “BUY” atau beli. ETF ini dinilai menawarkan potensi imbal hasil jangka panjang yang superior, didorong oleh kepemilikan saham-saham teknologi besar terkemuka, kemampuan menghasilkan arus kas bebas yang kuat, serta biaya pengelolaan yang sangat rendah, hanya 0,04%.
Menurut Fitzsimmons, SCHG telah menunjukkan kinerja yang mengesankan. Dalam sepuluh tahun terakhir, ETF ini mencatatkan rata-rata imbal hasil tahunan sebesar 17,9%. Kinerja ini secara signifikan mengungguli indeks S&P500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA), menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dominasi Teknologi Besar dan Keunggulan Kompetitif
Kekuatan utama SCHG terletak pada portofolio intinya yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan teknologi raksasa. Kepemilikan teratas seperti NVIDIA (NVDA), Alphabet Inc. (GOOG), dan Broadcom (AVGO) memberikan keunggulan teknologi yang signifikan. Perusahaan-perusahaan ini juga dikenal memiliki neraca keuangan yang kokoh dan, menurut Mureks, diuntungkan dari pelemahan dolar AS yang dapat meningkatkan pendapatan dari pasar internasional.
Michael Fitzsimmons, seorang insinyur elektronika yang kini menjadi investor aktif, telah merekomendasikan SCHG sejak Desember 2021. Ia menyarankan investor untuk membangun portofolio yang terdiversifikasi dengan fondasi dana S&P500 berkualitas tinggi dan berbiaya rendah. Bagi investor yang dapat mentolerir risiko jangka pendek, Fitzsimmons menyarankan posisi over-weight di sektor teknologi, yang ia yakini masih dalam tahap awal pasar bullish sekuler jangka panjang.
Potensi Risiko yang Perlu Diwaspadai
Meskipun memiliki prospek cerah, Fitzsimmons juga mengidentifikasi beberapa risiko utama yang perlu diperhatikan investor. Risiko tersebut meliputi potensi perlambatan belanja modal (capex) untuk kecerdasan buatan (AI), penawaran umum perdana (IPO) perusahaan-perusahaan besar yang dapat mengalihkan modal investor, serta kemungkinan pembalikan tren pelemahan dolar AS.
Sebagai informasi tambahan, Fitzsimmons juga menyarankan alokasi ke perusahaan minyak dan gas besar untuk pendapatan dividen yang kuat, serta mempertimbangkan kategori investasi lain seperti emas dan kas, disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing individu.






