Samsung resmi memperkenalkan ponsel terbaru kelas entry level, Samsung Galaxy A17 5G, yang akan mulai dipasarkan pada Januari 2026. Perangkat ini dibanderol mulai USD 199 atau sekitar Rp 3 jutaan, menyasar konsumen yang mencari perangkat 5G dengan harga terjangkau.
Galaxy A17 5G dijadwalkan mulai dijual pada 7 Januari 2026. Salah satu nilai jual utamanya di segmen harga terjangkau adalah layar Super AMOLED berukuran 6 inci dengan resolusi FHD+.
Simak artikel informatif lainnya hanya di mureks.co.id.
Dari sisi performa, Galaxy A17 5G ditenagai chipset Exynos 1330, prosesor yang sama dengan model sebelumnya, Galaxy A16 5G. Konfigurasi kameranya terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultrawide 5MP, kamera makro 2MP, serta kamera depan 13MP untuk berswafoto.
Ponsel ini dibekali RAM 4GB dan memori internal 128GB. Pengguna juga dapat memperluas kapasitas penyimpanan hingga 2TB melalui slot microSD. Untuk daya, Galaxy A17 5G membawa baterai 5.000mAh yang sudah mendukung pengisian cepat, fitur yang kini makin umum di kelas menengah ke bawah.
Secara keseluruhan, Galaxy A17 5G menawarkan peningkatan yang minim dibanding generasi sebelumnya. Meskipun demikian, lini Galaxy A dikenal konsisten menghadirkan ponsel dengan harga terjangkau dan spesifikasi seimbang, sehingga berpotensi menjadi salah satu pilihan ponsel Android murah terbaik pada 2026.
Samsung Mulai Uji One UI 8.5 untuk Galaxy M Series
Di sisi lain, lini HP menengah Samsung, seri Galaxy M, akhirnya mulai kebagian uji coba One UI 8.5 berbasis Android 16. Jejak One UI 8.5 untuk Galaxy M54 baru-baru ini muncul di server Samsung.
Temuan ini membuktikan bahwa antarmuka generasi terbaru berbasis Android 16 tersebut tengah memasuki tahap pengujian perangkat keras lebih awal dari yang diperkirakan. Mengutip Gizchina pada Selasa (30/12/2025), sejumlah pembocor teknologi terpercaya mengidentifikasi build uji coba awal dengan kode M546BXXU9FYL1.
Firmware ini ditemukan di cakupan wilayah yang cukup luas, meliputi Vietnam, Thailand, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab. Meskipun seri Galaxy M biasanya tidak mendapatkan undangan program “Beta” seperti halnya seri Galaxy S25, kemunculan data di server ini mengonfirmasi bahwa jembatan perangkat lunak antara kelas flagship dan menengah sedang aktif dibangun.
Galaxy M54 tercatat sebagai perangkat seri M pertama yang secara resmi muncul dalam database One UI 8.5.
Inovasi Visual “Liquid Glass” dan Fitur AI Baru
One UI 8.5 diproyeksikan bukan sekadar pembaruan rutin. Versi ini membawa perombakan visual besar dengan estetika bertema “Liquid Glass”. Desain ini mengedepankan elemen antarmuka yang transparan dan berlapis, memberikan kesan kedalaman 3D yang lebih modern.
Dari sisi fungsionalitas, Samsung memperkenalkan fitur unggulan bertajuk “Now Nudges”. Sistem ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI on-device) untuk memprediksi kebutuhan pengguna secara real-time:
- Informasi Penerbangan Otomatis: Sistem akan langsung menampilkan data tiket dari tangkapan layar saat pengguna tiba di bandara.
- Akses Kartu Loyalitas: Secara otomatis memunculkan kartu keanggotaan saat pengguna membuka aplikasi layanan pesan antar makanan.
- Direct Voicemail: Transkrip visual pesan suara secara langsung.
- Private Album: Folder album pribadi kini lebih mudah diakses tanpa harus mengaktifkan pengaturan rumit di Gallery Labs.
Jadwal Rilis One UI 8.5 Versi Stabil
Bagi pengguna Galaxy M54 yang berharap mencicipi versi beta, tampaknya harus bersabar. Samsung tetap mempertahankan kebijakan untuk membatasi Program Beta hanya pada seri S dan Z. Meski tidak mendapat akses awal, keuntungan bagi pemilik seri M adalah mereka akan langsung menerima versi stabil yang minim bug eksperimental.
Pembaruan One UI 8.5 dijadwalkan meluncur setelah debut resmi seri Galaxy S26 pada awal 2026. Untuk Galaxy M54 dan saudara-saudaranya, pembaruan ini diperkirakan akan menyambangi bilah notifikasi pengguna pada akhir kuartal kedua (Q2) 2026.






