Rabu, 07 Januari 2026 – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para penggemar Samsung. Laporan terbaru mengindikasikan bahwa seri ponsel pintar Galaxy S26, yang kemungkinan akan menjadi salah satu rilis utama di awal tahun 2026, berpotensi mengalami kenaikan harga di pasar tertentu.
Menurut laporan dari publikasi Korea Selatan, FNNews, kenaikan harga untuk Galaxy S26 diperkirakan akan terjadi. Kenaikan ini disebut-sebut dipicu oleh melonjaknya harga komponen DRAM dan NAND, ditambah dengan tingginya nilai tukar mata uang. FNNews menyebutkan bahwa rencana kenaikan harga untuk model 256GB di pasar domestik Korea Selatan berkisar antara 44.000 hingga 88.000 won, atau sekitar 30 hingga 50 dolar AS.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Sebagai informasi, Samsung belum melakukan kenaikan harga yang drastis sejak tahun 2023, ketika Galaxy S23 mengalami kenaikan sekitar 60 poundsterling di Inggris, serta jumlah serupa di Eropa dan Australia. Harga Galaxy S24 dan Galaxy S25 tetap stabil pada level tersebut. Namun, tampaknya tren ini akan berakhir.
Meskipun demikian, seorang perwakilan Samsung, yang dikutip oleh FNNews, menyatakan bahwa “harga Galaxy S26 belum final pada titik ini.” Pernyataan ini memberikan sedikit harapan bahwa keputusan akhir masih bisa berubah.
Isu kenaikan harga akibat masalah pasokan perangkat keras bukanlah hal baru. Sebelumnya, Co-CEO Samsung, TM Roh, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, telah menyinggung masalah pasokan DRAM yang berkelanjutan untuk perangkat mereka. “Karena situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya, tidak ada perusahaan yang kebal terhadap dampaknya,” ujar Roh.
Senada dengan itu, firma analis IDC tahun lalu memprediksi bahwa tekanan berkelanjutan pada harga DRAM akan mengakibatkan kenaikan biaya secara menyeluruh, dengan perkiraan kenaikan harga hingga 8 persen. Mureks mencatat bahwa tren ini memang menjadi perhatian utama di industri teknologi.
Penting untuk dicatat, kenaikan harga di pasar Korea Selatan tidak secara otomatis berarti akan ada kenaikan harga di pasar Amerika Serikat atau Inggris. Secara historis, kenaikan di satu pasar tidak selalu diikuti oleh kenaikan di negara lain. Bahkan, laporan tersebut menyatakan bahwa Samsung sedang mempertimbangkan untuk menetapkan harga global ponsel baru ini agar sesuai dengan Galaxy S25, demi membantu mendorong penjualan.
Selain potensi kenaikan harga, FNNews juga mengonfirmasi bahwa Samsung berencana menunda peluncuran seri Galaxy S26 hingga 25 Februari, dengan tanggal rilis aktual pada bulan Maret. Informasi ini sejalan dengan rumor dan bocoran lain yang mengisyaratkan tanggal rilis yang lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dengan meningkatnya biaya RAM, kenaikan harga produk diperkirakan akan menjadi hal yang tak terhindarkan seiring berjalannya tahun. Meskipun pasar tertentu mungkin dapat menghindarinya untuk sementara waktu, ada kemungkinan besar bahwa banyak ponsel terbaik tahun 2026 akan lebih mahal daripada pendahulunya.






