Tren

Nelayan Mamuju Terpaksa Tidak Melaut Dua Pekan Akibat Gelombang Tinggi dan Angin Kencang

Aktivitas melaut para nelayan di Mamuju, Sulawesi Barat, terhenti total selama dua minggu terakhir. Kondisi cuaca ekstrem di perairan Laut Sulawesi dengan gelombang tinggi dan angin kencang menjadi penyebab utama terhambatnya mata pencarian mereka.

Pada Jumat (9/1/2026), sejumlah nelayan terlihat menaiki perahu rakitan usai memarkir perahu utama mereka di muara Sungai Kasiwa, Mamuju. Pemandangan ini menjadi cerminan dari situasi sulit yang dihadapi para pencari nafkah di laut.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Dampak Cuaca Buruk

Menurut pantauan Mureks, para nelayan setempat mengungkapkan bahwa mereka tidak dapat berlayar sejak dua pekan lalu. “Nelayan setempat mengaku sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di perairan Laut Sulawesi,” ujar salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini tentu berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi keluarga nelayan yang sangat bergantung pada hasil tangkapan laut. Ketidakpastian kapan cuaca akan membaik menambah beban kekhawatiran mereka.

Mureks