LEGO secara resmi membuka pra-pemesanan untuk set Smart Brick pertamanya, yang secara eksklusif menampilkan tema Star Wars. Inovasi ini menandai langkah besar LEGO dalam menghadirkan pengalaman bermain interaktif yang lebih mendalam bagi para penggemar, dengan pengiriman dijadwalkan mulai 1 Maret mendatang.
Tiga Set Star Wars Tersedia
Tiga set Star Wars yang dapat dipesan adalah Emperor’s Throne Room Duel, Luke’s X-Wing, dan Darth Vader’s TIE Fighter. Ketiga set ini sudah tersedia untuk pra-pemesanan di Amazon.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Setiap paket dilengkapi dengan setidaknya satu Smart Brick, sebuah komputer mini yang mampu berinteraksi dengan Smart Minifigure dan Smart Tag melalui chip NFC tertanam. Interaksi ini memicu efek suara atau pencahayaan tertentu, menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Sebagai contoh, Smart Brick yang terpasang pada Smart Tag mobil polisi akan membunyikan sirene saat minifigure perampok mendekat, dan mati ketika minifigure petugas polisi berada di dekatnya. Yang terpenting, sistem ini beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan koneksi ke perangkat pintar.
Rincian Harga dan Fitur
- Set Smart Play TIE Fighter dibanderol USD 69,99, dilengkapi satu Smart Brick, satu Smart Tag, dan minifigure Smart Darth Vader.
- Set Smart Play X-Wing seharga USD 89,99, mencakup satu Smart Brick, lima Smart Tag, serta figur Smart Luke dan Leia.
- Set Smart Play Throne Room Duel dengan harga USD 159,00, menawarkan dua Smart Brick dan satu figur tambahan.
Semua set ini juga menyertakan pengisi daya nirkabel baru dari LEGO yang dapat mengisi daya dua Smart Brick secara bersamaan. Tergantung pada set yang dipilih, Smart Brick dapat memancarkan cahaya dan suara bentrokan Lightsaber atau desingan laser, menambah imersi dalam permainan.
Reaksi Penggemar dan Pergeseran Fokus
Peluncuran Smart Brick ini memicu perdebatan di kalangan penggemar LEGO. Sebagian mengeluhkan kenaikan harga yang signifikan – mengingat set X-Wing non-Smart Play sebelumnya hanya USD 49 sebelum pensiun pada tahun 2024 – serta kekhawatiran akan pergeseran dari permainan berbasis imajinasi. Namun, tidak sedikit pula yang antusias untuk mencoba berbagai kemungkinan bermain yang ditawarkan teknologi baru ini.
Kate Kozuch dari Tom’s Guide, yang awalnya skeptis, mengakui potensi Smart Brick setelah mencobanya langsung di CES 2026. “Saya memahami potensinya, terutama untuk para pembangun muda,” ujarnya. Catatan Mureks menunjukkan, langkah ini mengindikasikan fokus baru LEGO pada anak-anak, bukan lagi hanya kolektor dewasa.






