Olahraga

Rio Ferdinand: “Arsenal Harus Lebih Bengis Lawan Tim Lemah untuk Juara Liga Inggris”

Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, menyuarakan keraguannya terhadap peluang Arsenal menjuarai Liga Inggris musim ini. Menurut Ferdinand, salah satu kelemahan krusial The Gunners adalah performa mereka saat menghadapi tim-tim yang secara kualitas di bawah mereka.

Arsenal saat ini masih memimpin klasemen Premier League dengan koleksi 45 poin dari 19 pertandingan. Mereka unggul lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua, meskipun City baru memainkan 18 laga.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Manchester City terus memberikan tekanan kuat dengan mencatatkan delapan kemenangan beruntun. Sementara itu, Arsenal sempat melewati periode yang kurang meyakinkan sebelum akhirnya meraih kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa pada Rabu (31/12/2025) kemarin. Mureks mencatat bahwa sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta hanya mampu meraih dua kemenangan dalam lima pertandingan Premier League.

Selain itu, Martin Odegaard dkk juga disebut mengalami kesulitan saat mengalahkan tim-tim seperti Wolverhampton Wanderers, Everton, dan Brighton & Hove Albion dengan margin yang sangat tipis.

Kondisi inilah yang membuat Rio Ferdinand, yang juga mantan pemain timnas Inggris, meragukan kemampuan Arsenal untuk mempertahankan posisi puncak. Pengalaman juara Manchester City menjadi faktor pembeda baginya. “Saya pengin Arsenal juara, tapi dengan situasi saat ini, City mungkin akan memenanginya. Saya rasa Arsenal sempat punya keunggulan yang nyaman, tapi mereka sudah membiarkan sejumlah tim untuk mendekat lagi,” ujar Ferdinand, seperti dikutip dari Football365.

Ferdinand menambahkan bahwa Arsenal harus lebih “bengis” saat melawan tim-tim yang lebih lemah. “Anda mesti bisa merisak tim-tim di dekat papan bawah atau tengah, dan bersikap tanpa ampun serta mencoba untuk lebih ketat melawan tim-tim di sekeliling,” sambungnya. Ia menekankan bahwa di sinilah Arsenal kerap mengecewakan diri sendiri, terutama di momen-momen krusial musim. “Di aspek itulah Arsenal sudah selalu mengecewakan diri sendiri, melawan tim-tim yang seharusnya bisa dimenangi, terutama di titik-titik kritis perjalanan musim.”

Mureks