Planetarium Jakarta yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) tidak beroperasi pada Kamis, 1 Januari 2026, bertepatan dengan momen libur Tahun Baru. Penutupan ini memicu kekecewaan sejumlah pengunjung yang datang dengan harapan dapat menikmati fasilitas edukasi tersebut.
Pantauan Mureks di lokasi pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 13.41 WIB menunjukkan, beberapa pengunjung tampak mendekati pintu masuk Planetarium Jakarta. Namun, langkah mereka terhenti setelah melihat papan pengumuman yang jelas menyatakan bahwa Planetarium tutup. Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa Planetarium tidak beroperasi setiap hari Senin dan pada hari libur nasional.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Para pengunjung yang merasa kecewa kemudian berbalik arah meninggalkan area pintu masuk. Salah satunya adalah Riana (29), warga Cengkareng, Jakarta Barat, yang mengaku tidak mengetahui jadwal penutupan tersebut.
“Belum, kirain buka, ternyata malah tutup hari ini. Agak kecewa ya, sudah jauh-jauh ke sini,” ujar Riana.
Riana menambahkan bahwa ia berencana untuk mencoba mengikuti war tiket Planetarium secara daring pada hari berikutnya. Ia juga berharap agar pihak pengelola dapat menyebarkan informasi terkait jadwal operasional, termasuk hari buka dan tutup, secara lebih masif kepada publik.
“Semoga lebih banyak ya informasinya, biar nggak pada kecele kayak gini. Dibanyakin info di sosmednya gitu. Jadi lengkap infonya, jadwal buka dan tutup, tiket tinggal berapa-berapanya,” harap Riana.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh Lidia (27), pengunjung lainnya, yang juga mengira Planetarium Jakarta buka pada hari libur nasional ini. Ia baru mengetahui penutupan tersebut setelah membaca poster yang terpasang di pintu masuk.
“Lumayan (kecewa) sih, tapi ya sudahlah, nongkrong di perpus aja, atau ngadem di sekitar sini,” kata Lidia.
Lidia turut menyampaikan harapan agar informasi mengenai tiket dan jadwal operasional Planetarium dapat diumumkan lebih luas melalui media sosial resmi Planetarium atau TIM. “Semoga informasinya lebih masif lagi ya, di media sosial gitu, jadi pada tahu dari awal pas buka atau tutup, biar nggak ada yang kecele kayak gini,” pungkasnya.






