Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Achmad Nurmandi, menaruh harapan besar kepada kepengurusan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) periode 2025–2029. Nurmandi mendorong pengurus baru, yang kini dipimpin oleh Nasarudin, untuk memperkuat program beasiswa bagi anak-anak alumni serta memperluas jejaring alumni di berbagai daerah.
Nasarudin, alumni Fakultas Hukum UMY angkatan 2000, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAUMY dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-8. Munas tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 28 Desember 2025, di Ballroom Dormitory UMY. Sebelum menjabat posisi ini, Nasarudin telah aktif sebagai Wakil Ketua PP KAUMY periode 2021–2025.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Achmad Nurmandi mengungkapkan harapannya agar kepengurusan baru ini dapat bekerja lebih baik dari periode sebelumnya. “Harapan saya mereka bisa lebih baik daripada kepengurusan sebelumnya dan melibatkan pengurus alumni di daerah-daerah agar lebih kuat,” ujar Nurmandi, seperti dicatat Mureks. Ia menekankan pentingnya peran aktif pengurus di daerah untuk memberikan dampak nyata bagi seluruh alumni.
Nasarudin bukan sosok asing di kancah organisasi dan pemerintahan. Selain pengalaman di KAUMY, ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, Wakil Bupati Pelalawan, serta Ketua KNPI Provinsi Riau.
Tiga Program Prioritas KAUMY
Nurmandi membeberkan tiga program prioritas yang akan dijalankan oleh kepengurusan KAUMY di bawah pimpinan Nasarudin:
- Beasiswa Alumni: Program utama ini ditujukan bagi anak-anak alumni UMY yang kurang mampu agar dapat menempuh pendidikan di UMY. “Program utamanya kan beasiswa alumni, beasiswa untuk anak-anak alumni yang kurang mampu kuliah di UMY. Itu program utamanya,” jelas Nurmandi.
- Peningkatan Employability Alumni: Fokus kedua adalah meningkatkan daya saing dan kesempatan kerja bagi alumni UMY, khususnya lulusan baru. Hal ini akan dicapai melalui pemanfaatan jejaring alumni lintas sektor. “Yang kedua itu peningkatan employability alumni UMY, terutama yang baru lulus, dengan memanfaatkan jejaring alumni,” kata Nurmandi. Ia menambahkan, program ini juga mencakup dorongan bagi alumni untuk mencari peluang kerja di luar negeri dengan prospek karier yang lebih menjanjikan. “Bagaimana alumni itu juga kita dorong bekerja di luar negeri, dengan peluang dan karier yang lebih baik daripada di dalam negeri,” imbuhnya.
- Penempatan Strategis: KAUMY juga akan memperkuat jejaring untuk membantu menempatkan alumni yang telah memiliki karier matang ke posisi-posisi strategis. Posisi ini mencakup kementerian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun sektor swasta nasional. “Kita bantu jejaring untuk menempatkan alumni pada posisi strategis tingkat nasional,” tegas Achmad Nurmandi.
Saat ini, jumlah alumni UMY mencapai sekitar 72.000 orang. Dari angka tersebut, hampir 40 persen bekerja di sektor swasta, sekitar 25–30 persen di sektor publik, dan sisanya tersebar di berbagai sektor lainnya.
Menanggapi harapan Rektor UMY, Ketua PP KAUMY Nasarudin menyampaikan apresiasi dan komitmennya. Ia berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh alumni UMY. “Kami akan terus memperkuat kerja sama, dengan rektor, dekan, hingga jurusan, untuk mewujudkan cita-cita UMY sebagai kampus berkemajuan dan memberikan manfaat seluas-luasnya,” janji Nasarudin.






