Razer, merek terkemuka di industri gaming, kembali mencuri perhatian di pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan konsep terbarunya, Project Motoko. Perangkat ini dirancang untuk mengaburkan batas antara headset gaming dan perangkat wearable bertenaga kecerdasan buatan (AI) untuk kehidupan sehari-hari.
Project Motoko ditenagai oleh platform Snapdragon dari Qualcomm, menjanjikan performa yang tangguh. Headset ini dilengkapi dengan sepasang kamera pandang orang pertama (FPV) yang diposisikan setinggi mata, mampu mendukung pengenalan objek dan teks secara real-time. Selain itu, perangkat ini memiliki bidang pandang yang luas, memungkinkan untuk menangkap kejadian di luar jangkauan penglihatan tepi manusia normal. Susunan mikrofonnya juga dirancang khusus untuk menangkap audio dari jarak dekat maupun jauh.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Visi Masa Depan AI dan Komputasi Wearable
Nick Bourne, Kepala Divisi Konsol Seluler Global Razer, menegaskan visi di balik inovasi ini. “Project Motoko lebih dari sekadar konsep, ini adalah visi untuk masa depan AI dan komputasi wearable,” ujar Bourne dalam siaran pers mengenai perangkat tersebut. Ia menambahkan, “Dengan bermitra bersama Qualcomm Technologies, kami membangun platform yang meningkatkan pengalaman bermain game sekaligus mengubah cara teknologi terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah batas berikutnya untuk pengalaman imersif.”
Selain mampu menangkap detail lingkungan, Project Motoko juga dapat beroperasi sebagai asisten AI wearable. Mureks mencatat bahwa model ini kompatibel dengan beberapa chatbot populer, termasuk Grok, OpenAI, dan Gemini, seperti yang disebutkan dalam siaran pers perusahaan.
Meskipun Project Motoko adalah perangkat konsep dan Razer belum memiliki rencana untuk merilisnya secara komersial, kehadirannya di CES selalu menjadi sorotan untuk melihat desain yang lebih eksperimental. Langkah Razer dalam menjelajahi pembuatan perangkat AI wearable yang dapat menarik audiens lebih luas, meskipun masih berorientasi pada penggemar teknologi, merupakan langkah yang menarik bagi merek yang dikenal sebagai produsen perangkat untuk gamer serius.






