Eksekutif senior ASUS memprediksi bahwa unit pemrosesan grafis (GPU) terintegrasi atau integrated GPU (iGPU) akan segera menjadi tulang punggung bagi pasar laptop gaming mainstream. Pandangan ini mengemuka seiring dengan lonjakan signifikan pada kinerja grafis terintegrasi yang kini mampu menangani game-game berat.
Sascha Krohn, Director of Technical Marketing di ASUS, secara lugas menyatakan bahwa industri “sudah pasti memasuki wilayah di mana itu menjadi sebuah kemungkinan.” Pernyataan berani ini disampaikan Krohn dalam sebuah wawancara eksklusif pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Sabtu, 10 Januari 2026.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Revolusi Kinerja iGPU: Dari Tidak Memadai Menjadi Impresif
Krohn optimistis bahwa iGPU akan menjadi masa depan laptop gaming bagi mayoritas pengguna, dan ini hanyalah “masalah waktu” sebelum perubahan tersebut terwujud sepenuhnya. Sebelumnya, kinerja iGPU kerap dianggap tidak memadai untuk pengalaman gaming yang serius. Namun, tren tersebut kini berbalik drastis.
Peningkatan kinerja grafis yang terintegrasi langsung ke dalam CPU telah mencapai titik kritis. Teknologi terbaru telah menghasilkan lompatan besar, membuat performa iGPU jauh melampaui ekspektasi beberapa tahun lalu. Krohn mencontohkan, iGPU modern kini sudah mampu menjalankan game berat sekelas Cyberpunk 2077 dengan kinerja yang mengesankan, sebuah pencapaian luar biasa mengingat standar grafis yang dibutuhkan oleh game AAA saat ini.
Pemain Kunci di Balik Transformasi Grafis
Dua raksasa teknologi, Intel dan AMD, memimpin revolusi iGPU ini. Intel baru-baru ini meluncurkan chip Panther Lake yang membawa peningkatan grafis terintegrasi yang signifikan. Di sisi lain, AMD menghadirkan solusi paling tangguh melalui Strix Halo, yang menawarkan kinerja grafis terintegrasi yang mencengangkan.
Selain itu, catatan Mureks menunjukkan, chip seperti Snapdragon X2 Elite Extreme milik Qualcomm juga turut menunjukkan bahwa batas antara grafis terintegrasi dan dedicated (dGPU) semakin kabur. Teknologi iGPU sekarang mampu menawarkan frame rate yang “cukup baik” bagi banyak gamer casual.
dGPU Tetap Dominan di Segmen High-End
Meskipun iGPU semakin kuat, Kartu Grafis Dedicated (dGPU) diperkirakan akan tetap dominan di segmen gaming resolusi 4K dan high-end. Perubahan ini diperkirakan terjadi secara bertahap dan akan sangat bergantung pada reaksi pasar serta preferensi pengguna akhir.






