Jagat maya dihebohkan oleh pencarian masif terkait “video botol Golda 19 detik” dalam beberapa hari terakhir. Kata kunci seperti “link video botol Golda asli”, “video botol viral full”, hingga “nonton video botol Golda tanpa sensor” meroket di mesin pencari dan platform media sosial.
Namun, di balik tren rasa penasaran yang meluas ini, tidak ada bukti nyata yang membenarkan keberadaan video tersebut. Fenomena ini justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan clickbait, malware, hingga skema phishing yang berpotensi mencuri data pribadi, uang, bahkan identitas digital pengguna.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Asal-Usul Isu dan Penyebarannya
Isu mengenai “video botol Golda 19 detik” bermula dari narasi samar di berbagai platform, termasuk TikTok, Twitter (X), dan grup WhatsApp. Netizen mulai menyebarkan klaim adanya video berdurasi sekitar 19 detik yang menampilkan adegan tidak senonoh menggunakan botol minuman yang disebut-sebut sebagai produk Golda Coffee.
Penyebaran isu ini semakin cepat karena beberapa faktor:
- Penggunaan nama merek terkenal (Golda) yang mudah dikenali.
- Durasi spesifik (“19 detik”) yang memberikan kesan “nyata” atau eksklusif.
- Klaim sensasional seperti “sudah viral di luar negeri” atau “dihapus karena terlalu eksplisit”.
Meskipun demikian, tidak ada satu pun sumber kredibel, baik dari media mainstream, lembaga penegak hukum, maupun pihak Golda Coffee, yang membenarkan keberadaan video tersebut hingga Sabtu, 10 Januari 2026.
Fakta Verifikasi: Rumor Tanpa Bukti
Tim redaksi telah melakukan penelusuran mendalam di berbagai platform digital, termasuk TikTok, YouTube, Instagram, dan situs arsip video. Catatan Mureks menunjukkan, hasil investigasi tidak menemukan cuplikan video utuh yang sesuai deskripsi. Selain itu, tidak ada screenshot valid yang menunjukkan botol Golda dalam konteks yang disebutkan, serta tidak ada pernyataan resmi dari PT Golda Indonesia atau distributor resminya.
Alih-alih menemukan video yang dicari, tautan yang beredar umumnya mengarah ke:
- Situs iklan agresif dengan pop-up tak berujung.
- Konten dewasa umum yang tidak memiliki kaitan dengan Golda.
- Halaman palsu yang meminta izin akses kamera, lokasi, atau notifikasi.
Bahkan, beberapa tautan terdeteksi mengandung malware oleh sistem keamanan Google Safe Browsing. Dengan demikian, “video botol Golda” adalah hoaks digital murni yang diciptakan bukan untuk menyebarkan konten, melainkan untuk memancing klik dan eksploitasi pengguna.
Ancaman dan Langkah Perlindungan
Fenomena hoaks semacam ini menjadi ancaman serius bagi keamanan siber. Pengguna internet diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan konten sensasional yang belum terverifikasi. Hindari mengklik tautan mencurigakan, terutama yang meminta izin akses data pribadi atau perangkat Anda. Selalu pastikan sumber informasi kredibel sebelum mempercayai atau menyebarkan sebuah isu.






