Meizu secara resmi memperkenalkan Meizu 22 Next AI Cube, sebuah perangkat revolusioner yang diklaim sebagai “spesies baru” gawai kecerdasan buatan (AI). Peluncuran ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian Meizu Fan Spring Festival 2026, menandai era baru interaksi manusia-mesin yang lebih mendalam dan personal.
Perangkat berukuran 4 inci ini berfungsi sebagai terminal AI mandiri yang didukung konektivitas 5G terintegrasi. Meizu 22 Next AI Cube dirancang untuk menghilangkan batasan antarmuka pengguna grafis (GUI) tradisional, beroperasi sepenuhnya independen tanpa terikat pada koneksi smartphone utama.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kecerdasan Buatan Emosional dan Sistem AIOS
Salah satu inovasi utama yang dibawa Meizu 22 Next AI Cube adalah Kecerdasan Buatan Emosional (Emotional AI). Teknologi ini memungkinkan perangkat untuk belajar dan berevolusi melalui fitur ‘AI Memory’, menciptakan pengalaman AI yang lebih adaptif dan personal bagi penggunanya.
Perangkat ini menjalankan sistem operasi native Meizu, AIOS, yang menjadi kunci perubahan interaksi pengguna. AIOS memperkenalkan antarmuka desktop yang didominasi AI (AI-first desktop), di mana sistem GUI tradisional sebagian besar dihilangkan. Pengguna kini dapat mengeluarkan perintah suara langsung untuk eksekusi tugas dan otomatisasi yang cepat, memungkinkan penyelesaian perintah kompleks hanya dengan satu ucapan.
Kolaborasi Lintas-Agen dan Pusat Kendali Ekosistem
Dampak terbesar Meizu 22 Next AI Cube terletak pada kemampuan kecerdasan buatannya yang canggih. Perangkat ini tidak hanya mampu melakukan tugas sederhana, tetapi juga mengelola interaksi AI yang kompleks melalui protokol Kolaborasi Agent-to-Agent.
Protokol ini memungkinkan berbagai agen AI yang berbeda untuk berkomunikasi dan bekerja sama secara mandiri, bertujuan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sangat kompleks dan memerlukan koordinasi berbagai fungsi AI. Catatan Mureks menunjukkan, kemampuan ini menempatkan AI Cube sebagai pusat kendali utama (hub) yang krusial bagi ekosistem One-Flow, mengelola berbagai perangkat mulai dari IoT, kendaraan, hingga ponsel.
Selain itu, perangkat ini mendukung sistem robot tugas, yang mengotomatiskan alur kerja aplikasi hanya melalui satu perintah tunggal. Meskipun fokus pada sistem AI baru, Meizu memastikan kompatibilitas dengan aplikasi berbasis GUI standar tetap dipertahankan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna.






