Razer, produsen perangkat keras gaming terkemuka, kembali mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat. Pada Rabu, 07 Januari 2026, perusahaan ini memperkenalkan prototipe inovatif bernama Project Motoko. Perangkat ini berupa headset gaming yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih dan sepasang kamera ganda.
Project Motoko dirancang dengan chip Snapdragon yang memungkinkan visi komputer berbasis AI serta kompatibilitas platform AI universal. Menurut Mureks, headset ini dibekali dua kamera beresolusi 3K pada 60 fps, yang secara teoritis mampu menganalisis lingkungan di depan pengguna dan mengumpulkan data untuk model AI.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Dengan kemampuan tersebut, Razer mengklaim Project Motoko dapat memberikan saran gaming yang relevan, mengidentifikasi objek di sekitar pengguna, atau menjalankan fungsi chatbot layaknya asisten virtual.
Selain itu, pandangan orang pertama yang dihasilkan dari kamera ganda ini memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming atau merekam video, mirip dengan fitur pada kacamata pintar Ray-Ban Meta. Razer juga memastikan adanya stabilisasi gambar optik untuk mendukung kualitas rekaman.
Dalam sesi presentasi awal, Razer menyebutkan Project Motoko dapat memberikan saran spesifik untuk game yang sedang dimainkan. Meskipun mekanisme akurat dalam mengidentifikasi game dan memberikan saran kontekstual masih menjadi pertanyaan, fitur ini tetap menjadi bagian penting dari demonstrasi mereka.
Di sisi kenyamanan, headset Razer memang dikenal baik. Dave, dalam ulasannya tentang Razer BlackShark V3, menyatakan, “Anda mendapatkan headset gaming yang terasa nyaman bahkan untuk penggunaan jangka panjang.” Namun, banyak yang mungkin lebih memilih BlackShark standar dan ponsel sehari-hari daripada headset gaming AI lengkap ini.
Yang menarik, Razer bahkan berkelakar bahwa Project Motoko dapat digunakan untuk “melatih generasi terminator berikutnya” berkat kemampuannya bekerja dengan bot AI utama seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Grok. Pernyataan ini disampaikan dengan senyum jenaka, sebelum beralih ke pembahasan berikutnya.
Saat ini, Project Motoko masih berstatus prototipe, sehingga belum ada informasi mengenai daya tahan baterainya. Hal ini wajar mengingat perangkat ini belum siap dipasarkan secara komersial.
CES memang kerap menjadi ajang pamer prototipe yang mungkin tidak pernah dirilis ke pasar. Namun, proyek-proyek semacam ini berfungsi sebagai strategi pemasaran yang efektif bagi merek. Tahun lalu, Razer juga memperkenalkan kursi gaming yang bisa memanas dan mendingin, meski belum ada kabar lebih lanjut sejak itu. Razer juga berencana merilis perangkat wearable lain pada tahun 2026, yang kemungkinan akan bersaing dengan produk serupa dari Meta.
Tim redaksi Mureks mencatat bahwa masih menjadi perdebatan apakah headset pintar atau kacamata pintar akan lebih canggung digunakan di ruang publik. Namun, satu hal yang pasti, “terminator” masa depan dari Razer ini mungkin akan terlihat sedikit culun, jika boleh jujur.






