Sabtu, 03 Januari 2026 – Memasuki tahun baru, menjaga performa mesin kopi tetap prima menjadi resolusi penting bagi para pencinta espresso. Meskipun sering dianggap merepotkan, membersihkan mesin kopi secara mendalam adalah kunci untuk memastikan cita rasa espresso yang optimal dan menjaga kehigienisan alat.
Seorang barista bersertifikasi dari Speciality Coffee Association (SCA), Cat Ellis, membagikan enam tips esensial untuk membersihkan mesin kopi secara menyeluruh. Menurut Ellis, setiap bagian mesin kopi yang bersentuhan dengan air, susu, atau bubuk kopi berpotensi menjadi sarang bakteri. Selain itu, penumpukan kerak kapur (limescale) di dalam boiler dan grup penyeduh dapat mengganggu tekanan mesin, sehingga proses descaling menjadi krusial.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Pentingnya Pembersihan Rutin Mesin Kopi
Pembersihan menyeluruh sangat penting, terutama untuk mesin kopi otomatis yang memiliki banyak ruang tertutup, hangat, dan lembap. Tanpa perawatan yang tepat, area ini rentan berjamur. Mureks mencatat bahwa perawatan rutin tidak hanya memperpanjang usia mesin, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas rasa kopi yang dihasilkan.
Ellis merekomendasikan pembersihan mesin kopi setiap kali selesai digunakan, diikuti dengan pembersihan mendalam di akhir hari agar tidak ada kotoran yang mengendap semalaman. Proses descaling sebaiknya dilakukan setiap bulan atau setelah 100 cangkir kopi, mana pun yang tercapai lebih dulu.
Sebelum memulai, selalu periksa manual pengguna mesin kopi Anda. Produsen mungkin memiliki rekomendasi produk pembersih khusus atau larangan penggunaan bahan tertentu untuk model mesin Anda.
Langkah Pembersihan Harian
Mesin Kopi Manual atau Semi-Otomatis:
- Grup Penyeduh: Setelah membuat espresso, bilas grup penyeduh dengan air panas. Beberapa mesin memiliki tombol khusus, atau Anda bisa menekan tombol ‘brew’ selama beberapa detik tanpa portafilter. Ini akan membersihkan minyak dan ampas kopi.
- Portafilter dan Drip Tray: Lap keranjang portafilter dengan kain lembap. Cuci gagang dan keranjang secara manual di akhir hari. Kosongkan dan cuci drip tray, lalu keringkan dengan handuk bersih atau biarkan mengering semalaman.
- Steam Wand: Setiap kali menggunakan steam wand, segera lap bagian luarnya dengan kain lembap selagi hangat untuk menghilangkan sisa susu. Kemudian, lakukan purging (mengeluarkan uap sebentar) ke kain untuk membersihkan bagian dalamnya dan menghindari genangan air di meja dapur.
Mesin Kopi Otomatis:
- Siklus Pembersihan: Jalankan siklus pembersihan setiap kali membuat minuman berbasis susu. Mesin otomatis biasanya juga membilas grup penyeduhnya sendiri. Jika tidak, cari program pembersihan harian di menu pengaturan mesin.
- Drip Tray dan Wadah Ampas Kopi: Di akhir hari, kosongkan dan cuci drip tray serta wadah ampas kopi.
- Unit Penyeduh: Buka sisi mesin kopi Anda, keluarkan unit penyeduh, dan bilas sesuai petunjuk produsen. Biarkan semua komponen mengering semalaman. Ini juga memberi kesempatan bagian dalam mesin untuk mendingin dan mengering.
Pembersihan Mendalam Komponen Utama
1. Membersihkan Tangki Air
Menggunakan air segar adalah faktor terbesar untuk meningkatkan rasa espresso. Namun, filter air terbaik pun tidak akan membantu jika tangki air mesin Anda tidak bersih. Tangki air dapat menjadi sarang bakteri dan penumpukan kerak kapur, terutama di daerah dengan air sadah.
Ellis menyarankan untuk selalu mengosongkan tangki air di akhir setiap hari dan membiarkannya mengering semalaman di luar mesin. Untuk pembersihan mendalam, isi setengah tangki dengan cuka putih dan setengahnya lagi dengan air. Biarkan meresap selama sekitar satu jam untuk melonggarkan kerak kapur.
Jika Anda memiliki mesin espresso atau drip machine, jalankan larutan cuka ini melalui pipa-pipa mesin. Setelah itu, bilas tangki air dengan air sabun hangat dan pastikan tidak ada bau yang tertinggal. Keringkan sepenuhnya sebelum memasangnya kembali.
2. Membersihkan Steam Wand atau Sistem Susu
Selain lap dan purging harian, di akhir hari, lepaskan steam wand dan rendam dalam air sabun hangat selama beberapa menit. Gosok bagian luarnya dan bilas hingga bersih. Biarkan mengering semalaman. Mesin kopi biasanya dilengkapi alat berbentuk pin untuk membersihkan sumbatan di ujung steam wand, namun dengan pembersihan rutin, Anda mungkin tidak perlu menggunakannya.
Untuk mesin kopi otomatis, ikuti rekomendasi produsen mengenai produk pembersih sistem susu. Jika tidak ada rekomendasi spesifik, larutan cuka yang disebutkan sebelumnya dapat digunakan.
3. Membersihkan Hopper dan Grinder (Penggiling)
Jika mesin kopi Anda memiliki penggiling burr internal, Anda dapat mengakses bagian dalamnya dengan membuka hopper (wadah biji kopi), lalu membuka dan mengangkat bagian atas penggiling. Gunakan sikat kecil untuk menghilangkan sisa-sisa kopi yang mungkin menyebabkan penggiling macet. Penting untuk tidak menggunakan alat celah penyedot debu demi alasan kebersihan.
Lap bagian dalam hopper dengan kain lembap saat dilepas dari mesin, lalu keringkan secara menyeluruh sebelum memasangnya kembali.
4. Membersihkan Bagian Luar Mesin
Jaga tampilan luar mesin kopi Anda tetap bersih dengan mengelapnya menggunakan kain lembap yang telah direndam air sabun. Hindari penggunaan spons gosok atau bahan abrasif lainnya, karena dapat merusak lapisan mesin. Keringkan mesin dengan handuk bersih untuk mencegah noda air.
Tips Tambahan untuk Rasa Kopi Terbaik
Tim redaksi Mureks juga mengingatkan, untuk memastikan rasa kopi Anda selalu optimal, hindari menyimpan terlalu banyak biji kopi di dalam hopper. Cahaya dan oksigen dapat mempercepat degradasi kualitas kopi. Masukkan hanya biji kopi yang Anda butuhkan untuk hari itu, dan simpan sisanya dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan gelap.






