Teknologi

Baterai Android Boros? Ikuti 5 Cara Ampuh Ini untuk Daya Tahan Optimal Sepanjang Hari

Apakah Anda sering merasa daya baterai ponsel Android cepat terkuras habis, bahkan sebelum aktivitas harian Anda usai? Masalah ini umum dialami banyak pengguna smartphone, terutama saat menjalankan aplikasi berat, bermain gim, atau berada di area dengan sinyal lemah. Namun, sebelum terburu-buru membeli power bank baru atau mengganti baterai, ada lima langkah sederhana yang bisa langsung Anda terapkan untuk membuat baterai jauh lebih awet.

Tidak perlu melakukan root atau menginstal aplikasi pihak ketiga. Cukup manfaatkan fitur bawaan yang sudah tersedia di ponsel Anda. Berikut adalah tips praktis, berbasis teknologi, dan terbukti efektif untuk menghemat daya baterai Android, dirangkum oleh tim redaksi Mureks dari berbagai sumber terpercaya seperti NexTren dan praktik terbaik produsen smartphone global.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

1. Aktifkan Mode Gelap: Bukan Sekadar Estetika, tapi Penghemat Daya Efektif

Salah satu cara paling efektif namun sering diabaikan adalah mengaktifkan mode gelap (Dark Mode). Selain memberikan kenyamanan visual, terutama saat digunakan di malam hari, fitur ini secara signifikan mengurangi konsumsi daya pada layar OLED atau AMOLED. Jenis layar ini banyak digunakan pada sebagian besar ponsel Android kelas menengah hingga flagship saat ini.

Pada layar OLED, setiap piksel menghasilkan cahayanya sendiri. Saat menampilkan warna hitam, piksel tersebut benar-benar mati dan tidak mengonsumsi listrik sama sekali. Semakin banyak area hitam di layar, semakin hemat pula penggunaan baterainya.

Studi dari Google dan DisplayMate menunjukkan bahwa penggunaan Mode Gelap pada layar OLED dapat menghemat daya hingga 30–60%, tergantung pada tingkat kecerahan dan konten yang ditampilkan. Mureks mencatat bahwa fitur ini sangat direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari.

Cara Mengaktifkan Mode Gelap:

  • Masuk ke Settings > Display > Dark Theme.
  • Atau aktifkan melalui Quick Settings (tarik panel notifikasi dua kali).

Tips tambahan: Aktifkan Mode Gelap di aplikasi populer seperti WhatsApp, Instagram, YouTube, dan Chrome untuk efek penghematan baterai yang lebih maksimal.

2. Nonaktifkan GPS Saat Tidak Digunakan: Fitur “Siluman” Penguras Baterai

Fitur lokasi (GPS) memang sangat berguna untuk navigasi, layanan transportasi online, atau mencari tempat makan. Namun, jika dibiarkan aktif terus-menerus, GPS bisa menjadi salah satu penyebab utama baterai cepat habis di latar belakang.

Banyak aplikasi seperti cuaca, media sosial, bahkan gim, terus-menerus mengakses lokasi Anda meskipun tidak sedang digunakan. Kondisi ini menyebabkan modul GPS bekerja nonstop, yang pada akhirnya menguras daya baterai secara signifikan.

Solusi:

  • Nonaktifkan GPS dari Quick Settings saat tidak dibutuhkan.
  • Atur izin lokasi untuk setiap aplikasi secara selektif melalui Settings > Location > App permissions. Berikan izin hanya saat aplikasi digunakan atau tolak sepenuhnya untuk aplikasi yang tidak memerlukan lokasi.

3. Sesuaikan Kecerahan Layar dan Waktu Tidur Layar

Layar adalah komponen yang paling banyak mengonsumsi daya pada ponsel. Mengatur kecerahan layar secara manual ke tingkat yang lebih rendah atau menggunakan fitur kecerahan adaptif dapat sangat membantu menghemat baterai.

Selain itu, perhatikan juga waktu tidur layar (screen timeout). Semakin cepat layar mati setelah tidak disentuh, semakin sedikit daya yang terbuang. Idealnya, atur waktu tidur layar ke 15 atau 30 detik.

Cara Mengatur:

  • Kecerahan: Tarik panel notifikasi, geser penggeser kecerahan ke bawah, atau masuk ke Settings > Display > Brightness level. Aktifkan juga Adaptive brightness.
  • Waktu Tidur Layar: Masuk ke Settings > Display > Screen timeout, lalu pilih durasi terpendek.

4. Batasi Aktivitas Aplikasi di Latar Belakang

Banyak aplikasi terus berjalan di latar belakang, memperbarui konten, mengirim notifikasi, atau menyinkronkan data, bahkan saat Anda tidak menggunakannya. Aktivitas ini, meskipun tidak terlihat, dapat menguras baterai secara perlahan.

Sistem operasi Android modern memiliki fitur untuk membatasi aktivitas latar belakang ini. Anda bisa memilih aplikasi mana yang diizinkan berjalan bebas dan mana yang harus dibatasi.

Cara Mengatur:

  • Masuk ke Settings > Apps & notifications > See all apps.
  • Pilih aplikasi yang ingin dibatasi, lalu ketuk Battery > Background restriction atau Optimized.
  • Untuk penghematan lebih lanjut, aktifkan Adaptive Battery di Settings > Battery > Adaptive Battery.

5. Manfaatkan Mode Hemat Daya (Power Saving Mode)

Hampir semua ponsel Android dilengkapi dengan Mode Hemat Daya atau Power Saving Mode. Fitur ini dirancang khusus untuk memperpanjang usia baterai dengan membatasi kinerja CPU, mengurangi kecerahan layar, mematikan sinkronisasi latar belakang, dan menonaktifkan fitur-fitur yang tidak esensial.

Mode ini sangat berguna saat baterai Anda sudah rendah dan Anda masih membutuhkan ponsel untuk beberapa waktu ke depan.

Cara Mengaktifkan:

  • Aktifkan melalui Quick Settings (tarik panel notifikasi dua kali, cari ikon baterai atau “Battery Saver”).
  • Atau masuk ke Settings > Battery > Battery Saver. Anda juga bisa menjadwalkan mode ini untuk aktif secara otomatis pada persentase baterai tertentu.

Dengan menerapkan kelima tips ini, Anda dapat secara signifikan memperpanjang daya tahan baterai HP Android Anda, memastikan ponsel tetap aktif dan siap digunakan sepanjang hari tanpa khawatir kehabisan daya.

Mureks