Nasional

Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan UMS Lantik Pengurus Baru, Tekankan Kolaborasi untuk Kader Unggul

SURAKARTA – Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi melantik pengurus baru periode 2026 dalam Upacara Serah Terima Jabatan yang berlangsung khidmat di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS pada Sabtu (03/01). Prosesi ini menandai dimulainya era kepemimpinan Awliya Dzaki Adani dan Anggun Mahdalena, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan konsolidasi internal untuk mencetak kader unggul.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tertua di UMS ini menyaksikan momen emosional saat Ketua Dewan Racana (KDR) periode 2025, Agas Heriyono dan Pini Pujiastuti, secara simbolis menyerahkan mandat kepemimpinan kepada penerus mereka.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Dalam sambutannya, Agas Heriyono menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kepengurusannya. “Kami menyadari masih terdapat kekurangan selama masa bakti kami, untuk itu kami memohon maaf sebesar-besarnya. Namun, seperti pepatah purna kami, kalau diberikan amanah tolong dituntaskan, karena dari amanah itu kita akan mendapatkan pengalaman, dan dari pengalaman tersebut kelak akan bermanfaat bagi kita di kemudian hari,” ujar Agas pada Minggu (04/01).

Awliya Dzaki Adani, yang kini memegang tongkat estafet kepemimpinan bersama Anggun Mahdalena, dalam pidato perdananya menegaskan komitmen terhadap loyalitas dan visi kolaboratif. “Terima kasih kepada kakak-kakak yang masih memilih untuk bertahan dan berjuang. Harapan kami, seluruh kegiatan di periode ini berjalan lancar, maksimal, dan berwibawa. Kami berkomitmen untuk meningkatkan konsolidasi internal serta berkolaborasi lebih luas dengan Racana maupun UKM sahabat demi mencetak kader Racana yang unggul,” ungkap Awliya Dzaki.

Pembina Racana UMS, Ratih Puspita Dewi, S.Pd., M.Pd., yang telah mendampingi organisasi sejak 2023, turut memberikan arahan strategis. Ia menyoroti tema “Kepemimpinan Kolaboratif” dan keteguhan pengurus baru untuk bertahan. “Regenerasi ini bukan akhir, melainkan awal untuk menggali pengalaman yang mungkin tidak diperoleh di tempat lain. Jaga terus keutuhan, persahabatan, dan silaturahmi antar angkatan. Ada amanah yang harus diemban dan dilaksanakan agar manfaatnya bisa dipetik di masa depan,” pesan Ratih.

Suasana pelantikan semakin khidmat dengan kehadiran tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Fajar dari Racana UIN Raden Mas Said. Fajar menyampaikan pesan singkat yang sarat makna bagi para pengurus baru. “Capek boleh, hilang jangan” kalau capek silahkan istirahat, tapi jangan sampai hilang,” pesannya.

Dengan pelantikan ini, pengurus Racana Ki/Nyi Ahmad Dahlan UMS periode 2026 diharapkan dapat membawa organisasi menuju pencapaian yang lebih gemilang melalui komunikasi intensif dan sinergi yang berkelanjutan. Mureks mencatat bahwa semangat kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan potensi kader di masa mendatang.

Mureks