JAKARTA, Mureks – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 9.000 pada perdagangan Kamis pagi, 8 Januari 2026. Capaian ini disambut optimisme oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang meyakini tren penguatan pasar modal akan terus berlanjut sepanjang tahun ini.
Optimisme Menteri Keuangan terhadap Prospek IHSG 2026
Dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Desember di Jakarta, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keyakinannya terhadap prospek pasar saham nasional. “Sepertinya akan berkelanjutan terus kenaikannya di tahun 2026 ini. Kalau Anda lihat sempat menembus 9.000,” ujar Purbaya, Kamis (8/1/2026).
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Menurut Purbaya, penguatan IHSG ini merupakan cerminan dari pemulihan sentimen investor terhadap perekonomian Indonesia. Ia menilai, program pembangunan yang telah diimplementasikan oleh pemerintah mulai menunjukkan hasil dan terlihat oleh para pelaku pasar, meskipun belum sepenuhnya sempurna.
Kondisi ekonomi yang membaik ini juga berpotensi meningkatkan kinerja emiten, yang pada gilirannya akan mengangkat valuasi pasar saham. Mureks mencatat bahwa arus dana investor yang konsisten positif selama tiga bulan terakhir mengindikasikan minat yang kuat untuk kembali berinvestasi di pasar modal, baik dari investor domestik maupun global.
Dengan sentimen positif yang terus terjaga, Purbaya menilai target IHSG untuk menembus level 10.000 pada tahun 2026 adalah hal yang realistis. Pada pembukaan perdagangan Kamis, IHSG dibuka menguat 0,16 persen ke level 8.958,998, atau bertambah 14,184 poin dari penutupan sebelumnya, menunjukkan awal yang positif untuk mencapai target tersebut.






