Tren

Pupuk Kaltim Lampaui Target Produksi 2025, Catatkan 6,6 Juta Ton Dukung Swasembada Pangan

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil melampaui target produksi sepanjang tahun 2025, mencatatkan total 6.679.415 ton pupuk atau sekitar 107,3% dari target yang ditetapkan. Capaian positif ini diumumkan dalam acara Tutup Tahun Produksi 2025 di Bontang, Kalimantan Timur, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Acara yang berlangsung di area gudang Pabrik 1A Pupuk Kaltim tersebut menjadi penanda konsistensi kinerja operasional perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pupuk nasional. Menurut Mureks, langkah ini sejalan dengan peran strategis Pupuk Kaltim dalam mendukung agenda prioritas pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut dukungan pemerintah, arahan strategis PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku holding, serta dedikasi seluruh insan Pupuk Kaltim menjadi kunci keandalan operasi.

“Capaian kinerja produksi sepanjang 2025 mencerminkan upaya bersama dalam memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap visi Asta Cita pemerintah mewujudkan swasembada pangan,” ujar Gusrizal.

Untuk mencapai target tersebut, Pupuk Kaltim memperkuat kesiapan operasional melalui penerapan Operational Excellence. Strategi ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi di seluruh lini bisnis, serta optimalisasi transformasi digital dan inovasi teknologi (Smart Production) guna menjaga keandalan kinerja produksi dan konsistensi kualitas produk.

Memasuki tahun 2026, Pupuk Kaltim menegaskan komitmennya untuk menjaga capaian produksi dan keandalan operasional yang telah diraih. Perusahaan akan terus memperkuat kesiapan fasilitas produksi, meningkatkan efisiensi, serta memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga demi keberlanjutan ketahanan pangan.

Mureks