Analisis terbaru menempatkan saham Apple Inc. (NASDAQ:AAPL) pada posisi ‘Hold’ atau ‘Tahan’. Penilaian ini didasarkan pada potensi kenaikan harga yang dinilai telah terakomodasi sepenuhnya oleh pasar, terutama akibat reli signifikan yang dipicu oleh ekspektasi tinggi terhadap iPhone 17 dan antisipasi peluncuran iPhone Fold.
Meskipun perangkat lipat (foldable) diproyeksikan dapat menambah pendapatan tahunan sebesar US$14 miliar hingga US$33 miliar hingga tahun fiskal 2029, penetrasi pasar segmen ini masih tergolong ceruk. Sebagian besar pertumbuhan yang diharapkan dari segmen ini juga dinilai telah diperhitungkan dalam harga saham.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Tren serupa sebelumnya teramati pada segmen headset, di mana Apple dan Meta Platforms Inc. (META) terpaksa mengurangi produksi akibat permintaan konsumen yang lebih rendah dari perkiraan. Kondisi ini mengindikasikan risiko serupa bagi segmen perangkat lipat.
Mureks mencatat bahwa memburuknya neraca keuangan Apple dan pertumbuhan laba bersih yang relatif lebih lambat semakin membatasi potensi kenaikan harga saham. Situasi ini diperparah oleh rasio harga terhadap laba ke depan (FWD P/E) yang mahal, mencapai 32,96x, serta rasio PEG 3 tahun sebesar 3,05x.
Apabila katalis pertumbuhan jangka pendek tidak sesuai ekspektasi, saham Apple berpotensi mengalami koreksi dua digit yang menyakitkan. Pola serupa pernah terjadi dalam tiga siklus perdagangan historis sejak awal tahun 2021, menunjukkan volatilitas yang patut diwaspadai investor.






