Nasional

Puluhan Pasangan Nikah Massal di Harbin, Rayakan Cinta di Suhu Minus 15 Derajat Celsius

Puluhan pasangan mengikat janji suci dalam sebuah acara pernikahan massal yang unik di tengah suhu ekstrem minus 15 derajat Celsius. Momen sakral ini berlangsung di Harbin Ice and Snow World, China, pada Selasa, 6 Januari 2026.

Sebanyak 42 pasangan beruntung terpilih dari total 14 ribu pendaftar untuk memulai babak baru dalam kehidupan mereka. Mereka merayakan cinta di salah satu festival es dan salju terbesar di dunia, menjadikan pengalaman ini tak terlupakan.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Cinta Murni di Tengah Dinginnya Es dan Salju

Salah satu pengantin wanita, Li Yuezhu, mengungkapkan rasa syukurnya dapat melangsungkan pernikahan di musim dingin. “Es dan salju melambangkan kemurnian cinta kami,” kata Li Yuezhu, seperti dikutip dari AP.

Li Yuezhu menambahkan, “Pernikahan ini sesuai dengan harapan kami. Kami merasa sangat beruntung.” Pernyataan ini mencerminkan kebahagiaan para pasangan yang memilih untuk merayakan momen spesial mereka di tengah lanskap es yang menakjubkan.

Mureks mencatat bahwa para pengantin, meskipun mengenakan gaun pengantin, juga dilengkapi dengan jaket hangat untuk menghadapi suhu yang sangat dingin. Mereka berbaris rapi untuk mengucap janji suci di atas panggung kastil yang seluruhnya dibangun dari balok es, menciptakan pemandangan yang memukau.

Setiap pasangan membawa kisah cinta yang berbeda, namun mereka semua memiliki alasan kuat untuk memilih pernikahan di tengah suhu dingin Kota Harbin. Acara ini menjadi bukti bahwa cinta dapat berkembang dan dirayakan dalam kondisi apa pun, bahkan di bawah suhu beku.

Upacara pernikahan massal ini merupakan bagian dari Festival Patung Es dan Salju Internasional Harbin yang terkenal, menarik perhatian global dengan keindahan arsitektur es dan salju serta berbagai acara unik yang diselenggarakannya.

Referensi penulisan: kumparan.com

Mureks