Tren

Prabowo Pimpin Ratas Bahas 600 Hunian Sementara di Aceh, Target 15 Ribu Unit Nasional

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di Jakarta pada Kamis, 1 Januari 2026, untuk membahas percepatan pembangunan 600 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Rapat ini menjadi langkah awal tahun 2026 dalam meninjau rencana pembangunan total 15 ribu huntara yang digagas oleh Danantara Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang membuka ratas tersebut, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam penanganan pascabencana. “Telah hadir 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta 15 Direktur Utama BUMN, dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15 ribu yang rencana akan dibangun Danantara,” ujar Teddy, sebagaimana pantauan Mureks melalui siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Selain membahas progres pembangunan huntara, ratas juga diagendakan untuk melakukan koordinasi dengan jajaran pemerintah daerah Aceh. Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi beserta stafnya turut diundang dalam pertemuan tersebut untuk menyelaraskan upaya pemulihan.

Target Pembangunan 15 Ribu Hunian di Tiga Provinsi

Pembangunan 15 ribu unit hunian sementara ini direncanakan tersebar di tiga provinsi yang mengalami dampak bencana:

  • Aceh: 12 ribu unit
  • Sumatera Utara: kurang lebih 2.000 unit
  • Sumatera Barat: 500 unit

Pada tahap awal, sebanyak 600 unit huntara yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang dijadwalkan akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat pada 8 Januari 2026. Penyerahan ini juga akan disertai dengan fasilitas pendukung lainnya.

Fasilitas yang akan melengkapi hunian sementara tersebut meliputi:

  • Taman bermain
  • Jaringan Wi-Fi
  • 14 unit dapur umum
  • 120 unit toilet dan kamar mandi

Kunjungan Kerja Presiden ke Aceh Tamiang

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan kerja langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau lokasi pembangunan hunian sementara yang dikerjakan oleh Danantara.

Rombongan Presiden turut serta sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain:

  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
  • Menteri Luar Negeri Sugiono
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
  • Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
Mureks