Produsen mobil sport mewah asal Jerman, Porsche, berkolaborasi dengan raksasa kimia BASF SE dan mitra teknologi Bioenergy and Sustainable Technologies (BEST) untuk mengatasi tantangan daur ulang limbah otomotif kompleks. Ketiga perusahaan ini berhasil menyelesaikan proyek bersama yang mengadopsi teknologi gasifikasi sebagai alternatif inovatif untuk mengubah sisa material kendaraan menjadi bahan baku baru yang bernilai tinggi.
Daur ulang di industri otomotif kerap menghadapi kendala serius, terutama pada material sisa yang terfragmentasi setelah komponen logam dipisahkan. Sisa material ini, yang dikenal sebagai Automotive Shredder Residue (ASR), terdiri dari campuran kompleks seperti tekstil, kaca, busa, plastik, hingga partikel cat. Selama ini, ASR seringkali dibuang melalui pembakaran untuk memulihkan energi panas, namun upaya untuk mendaur ulangnya menjadi material yang dapat digunakan kembali masih terbatas.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Mureks mencatat bahwa ASR memiliki komposisi material yang sangat beragam, sehingga tidak dapat dilebur begitu saja seperti baja atau aluminium. Oleh karena itu, proses gasifikasi menjadi solusi menjanjikan. Teknologi ini mengubah ASR menjadi gas, yang merupakan langkah awal krusial dalam produksi plastik bermutu tinggi. Gasifikasi sendiri bukanlah konsep baru; ia telah dikembangkan dan digunakan selama berabad-abad untuk menghasilkan gas kota, bahan bakar sintetis, bahan kimia, hingga bahan bakar transportasi dari batu bara.
Porsche menegaskan bahwa bahan baku yang dihasilkan dari proses gasifikasi ini memiliki kualitas yang setara dengan bahan baku primer konvensional. Dalam proyek percontohan yang telah dilakukan, mereka berhasil menggunakan busa hasil daur ulang untuk menciptakan roda kemudi baru. Tujuan jangka panjangnya adalah mengimplementasikan proses gasifikasi ini dalam skala yang lebih besar, menggantikan metode pemulihan energi termal yang ada saat ini.
Mekanisme Proses Gasifikasi
Proses gasifikasi melibatkan pemanasan material hingga suhu di atas 700 derajat Celcius dengan sedikit oksigen. Kondisi ini menghasilkan ‘syngas’ atau gas sintesis. Syngas tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan panas, tetapi juga menjadi langkah awal dalam produksi bahan bakar cair sintesis. Bagi BASF, syngas ini digunakan secara spesifik untuk memproduksi poliuretan, yang kemudian dikirim ke pemasok khusus untuk diolah menjadi busa poliuretan.
Bentuk daur ulang ini menawarkan manfaat tambahan yang signifikan: limbah plastik yang sebelumnya sulit didaur ulang karena alasan teknis, ekonomi, atau ekologis kini dapat diubah menjadi komponen berkualitas tinggi. Kolaborasi antara Porsche, BASF, dan BEST ini menunjukkan keberhasilan dalam mengubah limbah campuran dari kendaraan yang telah habis masa pakainya menjadi material yang dapat digunakan untuk menciptakan komponen baru yang berkualitas tinggi, menandai langkah maju dalam keberlanjutan industri otomotif.






