Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penemuan tiga jenazah yang masih satu keluarga di sebuah rumah kontrakan di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Barang bukti tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian tragis ini.
Barang Bukti Ditemukan di TKP
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, menjelaskan bahwa barang bukti yang diamankan meliputi botol minuman dan beberapa bekas makanan. “Barang bukti yang kita amankan barang-barang yang ada di sekitar TKP, berupa botol minuman, kemudian juga ada beberapa bekas makanan,” kata Iptu Seno Adji Pradana kepada wartawan pada Jumat (2/1).
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Selain itu, polisi juga menyita telepon genggam milik korban dan barang-barang lain yang relevan dengan kejadian tersebut. “Dan juga ada HP korban dan barang-barang lainnya yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” tambahnya.
Botol minuman yang ditemukan adalah air mineral dalam kemasan botol. “Air mineral, air mineral yang dikemas dalam kemasan botol,” ujar Seno. Sementara itu, polisi tidak menemukan sisa makanan, melainkan hanya bungkus makanan di tong sampah. Menurut Mureks, terdapat kurang lebih tiga jenis bungkus makanan yang berbeda di lokasi kejadian. “Kurang lebih tadi ada tiga jenis yang berbeda,” jelasnya.
Identitas Korban dan Kondisi Satu Orang Kritis
Ketiga korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Mereka adalah ibu dan dua anaknya. Saat ditemukan, ketiga jenazah berada di posisi berbeda di dalam rumah kontrakan. “Di satu kontrakan namun di tiga posisi yang berbeda di dalam kontrakan tersebut, ada yang di masing-masing kamar dan di ruang tamu,” ungkap Seno.
Selain tiga korban meninggal, satu orang lainnya, ASJ (22), ditemukan dalam kondisi kritis dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja. “Betul, ada satu korban juga yang kondisinya masih dirawat di Rumah Sakit Koja, saat ini sedang dalam proses penanganan oleh dokter,” kata Seno. Dari pemeriksaan awal, terlihat ada busa keluar dari mayat para korban. “Dari pemeriksaan awal dari kasat mata, keluar busa dari mayat tersebut,” lanjutnya.
Sebagai informasi tambahan, suami sekaligus ayah dari para korban diketahui telah meninggal dunia sekitar satu tahun yang lalu.
Dugaan Keracunan Jadi Fokus Penyelidikan
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro mengonfirmasi adanya dugaan keracunan sebagai penyebab kematian. “Benar kami mendapatkan informasi terkait dugaan [keracunan], orang meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (2/1).
Meski demikian, polisi belum merinci jenis keracunan yang dialami para korban. “Selanjutnya dilakukan pengecekan TKP dan ditemukan 3 orang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan korban selamat 1 orang masih dirawat intensif,” pungkas Handam.






