Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkenalkan program baru bernama Mandala Quick Response (MQR) sebagai strategi utama untuk mengatasi kemacetan di Jakarta pada tahun 2026. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas secara lebih cepat, didukung pula dengan pembatasan kendaraan di jam-jam sibuk.
Mandala Quick Response: Solusi Cepat Urai Kemacetan
Program MQR dirancang untuk memastikan kehadiran personel Polri di titik-titik krusial yang membutuhkan penanganan segera. Kepala Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan pemantauan ruas jalan secara real-time untuk penanganan yang lebih sigap.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
“MQR kami bangun untuk menghadirkan personel Polri pada titik-titik yang memang membutuhkan penanganan segera,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Jumat (02/01).
Ia menambahkan, kecepatan respons menjadi kunci utama MQR. “Kami bisa segera menggeser para petugas ke lokasi tertentu. Termasuk menangani ruas jalan yang terhambat karena faktor alam seperti banjir dan lain sebagainya,” jelasnya.
Dalam implementasinya, MQR juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai instansi lain untuk mengoptimalkan layanan. Mureks mencatat bahwa kerja sama ini telah terjalin dengan Dinas Kesehatan, di mana 47 unit ambulans telah bergabung dalam program tersebut.
“Setidaknya ada 47 ambulans dari Dinas Kesehatan sudah bergabung dengan MQR. Kami juga bisa ikut membantu kecepatan layanan masyarakat bila membutuhkan ambulans,” tutur Komarudin.
Efektivitas MQR disebut sudah terbukti dalam mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan, termasuk Tol Dalam Kota dan Tol Jagorawi. Kombes Pol Komarudin mengklaim bahwa program ini mampu mempercepat penguraian kemacetan hingga satu jam lebih awal dari biasanya.
“Kepadatan jalan Jakarta biasanya kalau dalam cuaca bagus bisa terurai di pukul 21.30 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Dengan aplikasi ini kita menggeser personel ke titik-titik yang membutuhkan penanganan sehingga kemacetan bisa selesai satu jam lebih cepat,” paparnya.
Peningkatan Layanan Registrasi Kendaraan
Selain fokus pada penanganan kemacetan, Polda Metro Jaya juga berinisiatif meningkatkan kualitas layanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Langkah ini bertujuan untuk memangkas waktu yang dibutuhkan masyarakat dalam mengurus dokumen kendaraan.
“Bakal ada penambahan gerai kemudian juga E-BPKB yang saat ini sedang kita gencarkan kepada masyarakat. Tentunya layanan ini terus kita lakukan, evaluasi serta perbaiki dalam rangka peningkatan layanan pada masyarakat,” pungkas Komarudin.






