Tren

PMI Siapkan 2.500 Ton Bantuan Logistik untuk Rehabilitasi dan Pendidikan Anak Terdampak Bencana di Sumatera

Palang Merah Indonesia (PMI) telah menyiapkan sekitar 2.500 ton bantuan logistik untuk mendukung upaya rehabilitasi pascabencana serta penyediaan perlengkapan pendidikan bagi anak-anak sekolah yang terdampak di wilayah Sumatera. Bantuan besar ini dijadwalkan akan mulai diberangkatkan dalam waktu dekat.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menyampaikan di Jakarta pada Kamis (1/1) bahwa bantuan tersebut mencakup beragam kebutuhan dasar. “Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi kami siapkan kebutuhan pendidikan, berupa buku tulis sebanyak 1,5 juta, 20 ribu paket sekolah,” ujar Jusuf Kalla usai meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada hari yang sama.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Fokus pada Pendidikan dan Rehabilitasi

Selain perlengkapan pendidikan, PMI juga memprioritaskan alat-alat kebersihan untuk mendukung proses rehabilitasi pascabencana. Bantuan ini meliputi cangkul, peralatan kebersihan, serta perlengkapan lain yang esensial untuk membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak.

“Sebagian bantuan ini memang untuk tanggap darurat, tetapi lebih banyak difokuskan pada rehabilitasi,” tambah Jusuf Kalla, menegaskan arah strategis bantuan PMI.

Mureks mencatat bahwa kesiapan PMI juga mencakup armada tangki air. Sebanyak 60 unit tangki disiapkan untuk penyediaan air bersih, sementara 30 unit lainnya dikhususkan untuk keperluan pembersihan area terdampak.

Jadwal Pengiriman dan Komitmen Distribusi

Seluruh bantuan logistik tersebut direncanakan akan mulai diberangkatkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, menggunakan kapal Kalla Lines. PMI berkomitmen untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, terutama dalam mendukung pemulihan dan keberlanjutan aktivitas pendidikan.

Mureks