Internasional

PM Spanyol Pedro Sanchez Tegaskan Kesiapan Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza: “Situasi Tidak Bisa Ditoleransi”

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, pada Jumat, 09 Januari 2026, menyatakan kesiapan negaranya untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina guna mengamankan stabilitas di wilayah tersebut, khususnya Jalur Gaza.

Dalam pidatonya di hadapan para duta besar pada Kamis (8/1), Sanchez menegaskan bahwa rencana tersebut akan segera diajukan ke parlemen. Langkah ini bertujuan agar Spanyol memiliki persiapan matang saat kebutuhan pengiriman pasukan muncul.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Kesiapan Spanyol untuk Palestina dan Ukraina

“Saya akan mengajukan ke parlemen, jadi ketika peluangnya ada, kami siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina,” ujar Sanchez, sebagaimana dikutip oleh tim redaksi Mureks. Ia menambahkan, “Tentu saja kami tidak melupakan Palestina dan Jalur Gaza. Spanyol harus berpartisipasi aktif dalam membangun kembali harapan di Palestina. Situasi di sana masih tidak bisa ditoleransi.”

Selain fokus pada Palestina, Sanchez juga menegaskan kembali keinginan Spanyol untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina. Menurutnya, kondisi di Kyiv masih “kritis” dan perdamaian harus segera diwujudkan.

“Jika Spanyol bisa mengirim pasukan ke berbagai wilayah yang jauh, bagaimana mungkin kami tidak mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina, yang notabene berada di Eropa?” tegasnya, menyoroti urgensi situasi di benua biru.

Dukungan Spanyol terhadap Palestina

Spanyol telah menunjukkan komitmennya terhadap Palestina dengan mengakui kemerdekaan negara tersebut pada tahun 2024. Mureks mencatat bahwa Spanyol menjadi salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik agresi Israel di Jalur Gaza.

Pada Desember lalu, Sanchez sempat menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan di Palestina yang disebutnya sangat “dramatis”. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di Madrid, menggarisbawahi perhatian serius Spanyol terhadap krisis kemanusiaan di sana.

Mureks