Penjualan sejumlah mobil yang telah dihentikan produksinya oleh Stellantis secara mengejutkan melonjak pada tahun 2025. Fenomena ini terjadi di tengah laporan keseluruhan penjualan Stellantis di Amerika Serikat yang justru mengalami penurunan sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Mobil “Zombie” Kembali Laku di Pasaran
Salah satu model yang menarik perhatian adalah Dodge Dart. Sedan kompak yang produksinya dihentikan pada tahun 2016 ini, berhasil terjual sebanyak enam unit baru di tahun 2025. Angka ini menandai peningkatan penjualan sebesar 500 persen dibandingkan tahun 2024, yang hanya mencatat penjualan satu unit.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Selain Dodge Dart, beberapa model “zombie” lainnya juga menemukan pembeli. Dodge Journey, yang produksinya berakhir pada tahun 2020, terjual 17 unit di tahun 2025. Sementara itu, Fiat 500L (dihentikan 2020) laku dua unit, dan Dodge Grand Caravan (dihentikan 2020) terjual sembilan unit. Mureks mencatat bahwa penjualan model-model lama ini menunjukkan bahwa setiap kendaraan, jika cukup lama berada di inventaris diler, pada akhirnya akan menemukan pembelinya.
Namun, nasib berbeda dialami oleh Dodge Viper. Ikon bertenaga V10 ini akhirnya “mati suri” setelah hanya satu unit terjual pada tahun 2025. Meskipun demikian, pencarian cepat di inventaris diler menunjukkan bahwa sebuah Dodge Viper ACR 2016 baru masih tersedia di New Jersey dengan harga fantastis 800.000 dolar AS.
Penurunan Penjualan Stellantis dan Titik Terang di Kuartal Akhir
Secara keseluruhan, Stellantis mengirimkan total 1.260.344 kendaraan di AS pada tahun 2025, turun 3 persen dari 1.303.570 unit pada tahun 2024. Penurunan paling tajam dialami oleh Alfa Romeo, yang anjlok 36 persen, diikuti oleh Dodge sebesar 28 persen, dan Fiat sebesar 14 persen. Sementara itu, merek Jeep, Ram, dan Chrysler relatif stabil.
Di tengah tantangan tersebut, Stellantis mencatat titik terang di kuartal terakhir tahun 2025. Perusahaan membukukan kenaikan penjualan sebesar 4 persen secara tahunan, berkat kinerja kuat dari beberapa model kunci. Penjualan Ram 1500 naik 23 persen, Dodge Durango lebih dari dua kali lipat dengan kenaikan 114 persen, Jeep Wagoneer tumbuh 67 persen, dan Jeep Gladiator melonjak 93 persen.
Kenaikan ini terjadi saat Stellantis tengah melakukan transisi produk besar. Pada Oktober lalu, perusahaan mengumumkan investasi sebesar 13 miliar dolar AS selama empat tahun. Investasi ini ditargetkan untuk meluncurkan lima kendaraan baru dan meningkatkan produksi domestik sebesar 50 persen.






