Nasional

Pengungsi Bencana Sumatera Turun Drastis Jadi 380 Ribu Jiwa, BNPB Catat Korban Meninggal Melonjak 1.157 Orang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penurunan signifikan jumlah pengungsi akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data terbaru per 1 Januari 2026 menunjukkan angka pengungsi turun drastis dari 1 juta jiwa menjadi 380.399 jiwa.

Namun, di tengah kabar baik penurunan pengungsi, BNPB juga mencatat peningkatan jumlah korban meninggal dunia. Angka kematian melonjak dari 631 orang pada awal Desember 2025 menjadi 1.157 orang per 1 Januari 2026.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Situasi Bencana Awal Desember dan Perkembangan Terbaru

Pada awal Desember 2025, tepatnya Selasa (2/12), BNPB mencatat total 1 juta jiwa pengungsi di tiga provinsi terdampak. Saat itu, jumlah korban terdampak mencapai 3,3 juta orang, dengan 631 orang meninggal dunia dan 472 orang masih dinyatakan hilang.

Mureks mencatat bahwa per 1 Januari 2026, jumlah pengungsi yang tersisa adalah 380.399 jiwa. Rinciannya, pengungsi di Aceh mencapai 356.684 orang, Sumatera Utara 13.770 orang, dan Sumatera Barat 9.945 orang.

Meski jumlah pengungsi berkurang, operasi pencarian korban hilang masih terus diintensifkan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, “Hari ini (korban meninggal) 1.157 jiwa.”

Abdul Muhari juga menegaskan komitmen BNPB untuk terus mencari korban yang belum ditemukan. “Operasi pencarian masih terus dilakukan sampai kita mengupayakan jumlah korban atau daftar nama-nama yang masih masuk dalam daftar pencarian orang itu berkurang seminimal mungkin,” pungkasnya.

Jumlah korban hilang juga menunjukkan penurunan dari 472 orang menjadi 165 orang, seiring dengan upaya pencarian dan identifikasi yang terus berjalan.

Mureks