LA PAZ – Para penambang yang berafiliasi dengan Central Obrera Boliviana (COB) terlibat bentrok dengan aparat kepolisian anti huru hara di La Paz, Bolivia, pada Senin (5/1/2026) waktu setempat. Aksi massa ini merupakan bentuk protes keras terhadap kebijakan pemerintah Bolivia yang mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Pencabutan subsidi tersebut secara langsung memicu lonjakan harga solar dan bensin, yang kemudian berdampak pada kenaikan tarif transportasi serta harga kebutuhan pokok lainnya. Mureks mencatat bahwa gejolak ini telah menimbulkan keresahan luas di kalangan masyarakat.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Insiden bentrokan pada awal pekan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, para pekerja dan penambang juga sempat terlibat adu fisik dengan kepolisian saat menggelar aksi serupa pada pekan lalu. Dalam pantauan Mureks, gas air mata sempat menghujani area demonstrasi saat para penambang menentang Dekrit 5503 yang menjadi dasar kenaikan harga BBM.
Aksi penolakan ini menunjukkan eskalasi ketegangan antara pemerintah dan kelompok pekerja di Bolivia menyusul keputusan ekonomi yang dianggap memberatkan rakyat.






