Rabu, 07 Januari 2026 – Sholat taubat merupakan salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim yang ingin kembali ke jalan Allah SWT setelah melakukan dosa. Ibadah ini dikerjakan dengan niat tulus untuk bertaubat dan memohon ampunan-Nya.
Menurut buku Panduan Shalat Rasulullah yang disusun oleh Imam Abu Wafa, sholat taubat dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Pelaksanaan ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, yang berbunyi: "Tidaklah seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah).
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Selain sebagai bentuk permohonan ampunan, sholat taubat juga bertujuan untuk menenteramkan hati dan mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunnah) karya Saeful Hadi El Sutha.
Pentingnya Niat dalam Sholat Taubat
Sebelum memulai ibadah, niat sholat taubat menjadi pondasi utama yang harus tertanam dalam hati setiap muslim. Rasulullah SAW menegaskan pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan melalui sabdanya:
"Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah." (HR Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)
Mureks mencatat bahwa niat merupakan penentu sah atau tidaknya suatu ibadah, termasuk sholat taubat. Niat ini tidak harus dilafalkan secara lisan, melainkan cukup dibaca di dalam hati, sebagaimana dijelaskan dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita oleh Ria Khoerunnisa.
Bacaan Niat Sholat Taubat
Berikut adalah bacaan niat sholat taubat yang dapat diamalkan:
أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .
Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat taubat dua rakaat Lillahi Ta’aalaa."
Tata Cara Sholat Taubat yang Benar
Setelah memahami niat, berikut adalah langkah-langkah tata cara sholat taubat yang benar:
- Membaca niat sholat taubat di dalam hati.
- Melakukan takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surah Al Fatihah.
- Membaca surah pendek dalam Al-Qur’an.
- Rukuk.
- I’tidal.
- Sujud.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Bangun dari sujud untuk melanjutkan rakaat kedua.
- Lanjutkan rakaat kedua dengan urutan yang sama seperti rakaat pertama.
- Melakukan tasyahud akhir.
- Mengucapkan salam.
- Membaca doa setelah sholat taubat.
Doa Setelah Sholat Taubat
Setelah menunaikan sholat taubat, muslim dianjurkan untuk membaca istighfar dan doa khusus. Pertama-tama, bacalah istighfar berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.
Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat atau pun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti."
Setelah istighfar, lanjutkan dengan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى صِدْقِكِ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Allaahumma anta Rabbii, laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaashidqika wa wa’dika mastatha’tu. A’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu’u bi dzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha setia kepada janji-Mu sejauh yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kulakukan, aku mengakui semua nikmat yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Dengan memahami niat, tata cara, dan doa setelahnya, umat muslim diharapkan dapat menunaikan sholat taubat dengan khusyuk dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.






