Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (CREABIZ) menjadi salah satu fakultas yang kian populer di berbagai perguruan tinggi. Fakultas ini dirancang untuk menggabungkan unsur kreativitas, desain, teknologi informasi, dan bisnis digital guna mencetak lulusan yang inovatif dan siap bersaing di era digital.
Namun, nama fakultas yang mengandung kata “desain” dan “digital” seringkali menimbulkan kesalahpahaman. Banyak pihak yang keliru menganggap bahwa semua jurusan yang berhubungan dengan teknologi atau perancangan otomatis otomatis berada di bawah naungan fakultas ini. Mureks mencatat bahwa kekeliruan ini cukup umum terjadi di kalangan calon mahasiswa dan masyarakat umum.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Departemen yang Tidak Termasuk dalam Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital
Untuk menghindari kekeliruan, penting untuk memahami departemen-departemen yang pada umumnya tidak termasuk dalam Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital. Berikut adalah daftarnya, seperti yang dikutip dari laman resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS):
- Teknik Informatika/Ilmu Komputer
Meskipun erat kaitannya dengan dunia digital, program studi Teknik Informatika atau Ilmu Komputer umumnya berada di bawah fakultas teknologi dan informatika, bukan fakultas desain kreatif. Departemen ini lebih berfokus pada pengembangan perangkat lunak, algoritma, jaringan, dan sistem komputer secara mendalam. Sementara itu, fakultas desain lebih berorientasi pada kreativitas visual dan manajemen digital.
- Arsitektur
Jurusan Arsitektur seringkali disalahpahami masuk dalam fakultas desain karena mengandung kata “desain”. Faktanya, di banyak universitas, jurusan ini berada di bawah fakultas teknik sipil atau fakultas perencanaan kota, bukan fakultas desain kreatif. Fokusnya lebih pada perancangan bangunan dan lingkungan fisik.
- Teknik Elektro / Informatika Cerdas
Departemen yang berkaitan dengan sistem elektronika, robotika, kecerdasan buatan, atau teknologi Internet of Things (IoT) ini juga sering salah dikira sebagai bagian dari fakultas desain kreatif. Departemen-departemen ini biasanya dikelola oleh fakultas teknologi atau teknik karena karakter kurikulumnya yang lebih teknis dan ilmiah.
- Ilmu Komunikasi non-Digital
Program studi Ilmu Komunikasi yang membahas jurnalistik, media tradisional, atau komunikasi sosial umumnya berada di fakultas ilmu sosial atau humaniora. Meskipun berkaitan dengan media, tidak semua fokusnya pada desain kreatif atau manajemen bisnis digital.
Sebagai contoh, di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital hanya menaungi beberapa departemen terbatas yang memang berfokus pada industri kreatif dan manajemen digital. Program studi yang ada meliputi Desain Produk, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Bisnis, dan Studi Pembangunan. Departemen yang tidak tercantum dalam daftar tersebut secara otomatis bukan bagian dari fakultas ini.






