Tren

Netflix Hadirkan Tiga Serial Baru Pilihan untuk Temani Akhir Pekan di Tengah Dinginnya Januari

Memasuki bulan Januari 2026, suasana pasca-liburan seringkali membawa kembali rutinitas yang padat dan malam-malam yang terasa lebih panjang. Di tengah motivasi yang mungkin menurun dan cuaca yang kurang bersahabat, menikmati serial televisi yang bagus bisa menjadi salah satu bentuk kenyamanan paling mudah. Netflix, sebagai platform streaming raksasa, terus menawarkan berbagai tontonan baru untuk mengisi malam-malam tersebut.

Dengan begitu banyak judul yang dirilis setiap awal bulan, tidak mudah untuk mengetahui mana yang benar-benar layak ditonton. Jika Anda merasakan ‘January blues’ atau sekadar mencari tontonan baru di Netflix minggu ini, Anda berada di tempat yang tepat. Tim redaksi Mureks merangkum tiga serial yang patut masuk daftar tontonan Anda dan sangat cocok untuk ditonton maraton akhir pekan ini.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

His & Hers: Thriller Misteri Penuh Rahasia

Netflix telah lama dikenal memiliki keahlian dalam genre thriller. Seiring waktu, platform ini semakin mahir mengubah cerita-cerita misteri menjadi serial yang sangat adiktif, jenis tontonan yang seringkali saya, dan banyak pelanggan lainnya, habiskan dalam sekali duduk. Tidak mengherankan jika thriller Netflix sering mendominasi tangga lagu paling banyak ditonton, bahkan seringkali mencapai posisi nomor satu. Serial His & Hers diprediksi akan mengikuti jejak kesuksesan tersebut.

Meskipun akhir ceritanya mungkin sedikit konyol dan serial ini tidak segan-segan meromantisasi hubungan yang toksik, His & Hers jelas dirancang untuk ditonton dalam satu waktu. Serial ini berpusat pada Anna Andrews (diperankan oleh Tessa Thompson), seorang mantan pembawa berita yang kembali ke kampung halamannya di Georgia setelah sebuah pembunuhan brutal terjadi di sana. Di sisi lain, Jack Harper (diperankan oleh Jon Bernthal), seorang detektif lokal sekaligus mantan suami Anna, memimpin penyelidikan resmi. Saat Anna melancarkan penyelidikannya sendiri, Jack mulai mencurigai keterlibatannya, dan keduanya menemukan diri mereka berada di sisi berlawanan dari kasus pembunuhan kompleks yang penuh rahasia. Bagaimanapun, selalu ada dua sisi dalam setiap cerita.

11.22.63: Adaptasi Stephen King yang Menggugah

Bagi penggemar berat Stephen King, serial 11.22.63 adalah salah satu adaptasi televisi karyanya yang paling kuat. Ini adalah thriller fiksi ilmiah yang mencekam, sekaligus menjadi peringatan tentang bahaya tersesat di masa lalu, dan diakhiri dengan akhir yang jelas serta memuaskan secara emosional. Meskipun adaptasi karya King seringkali ‘hit and miss’ selama bertahun-tahun, miniseri delapan episode ini menonjol karena berhasil menangkap esensi King pada puncaknya, menyajikan cerita yang fokus dan padat.

11.22.63 mengikuti kisah Jake Epping (diperankan oleh James Franco), seorang guru bahasa Inggris sekolah menengah yang diberi kesempatan untuk melakukan perjalanan waktu setelah temannya mengungkapkan sebuah portal tersembunyi di belakang sebuah restoran. Melangkah melalui portal tersebut membawa Jake ke bulan Oktober 1960, di mana ia mengadopsi identitas baru dan mulai bersiap untuk menghentikan pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada 22 November 1963. Berbekal penelitian dan sebuah misi, ia membiasakan diri dengan kehidupan di Amerika awal tahun 60-an, melacak tokoh-tokoh kunci yang terhubung dengan peristiwa tersebut, dan menghadapi banyak rintangan tak terduga saat ia berusaha mengubah sejarah sambil membangun kehidupan di masa lalu.

Prodigal Son: Drama Kriminal dengan Humor Gelap

Jika Anda menikmati serial seperti Dexter dengan penyelesaian kejahatan yang dipertanyakan dan humor gelap, maka Prodigal Son bisa menjadi tontonan maraton Anda berikutnya. Drama kriminal ini mungkin tidak memecahkan rekor rating pada tahun 2016, namun ini adalah serial yang sangat menghibur untuk bersantai setelah seminggu yang panjang. Aktor utama Tom Payne beralih dari membasmi zombie di The Walking Dead menjadi melacak pembunuh, dan meskipun serial apokaliptik itu tetap yang terbaik, Prodigal Son tetap mampu bersaing sebagai serial prosedural yang penuh liku dan layak ditonton maraton.

Malcolm Bright (Payne) adalah mantan profiler FBI yang kini bekerja dengan NYPD untuk membantu memecahkan kejahatan kekerasan. Bright memiliki kemampuan unik untuk berpikir seperti pembunuh, sebuah keterampilan yang terbentuk dari masa lalunya sebagai putra dari pembunuh berantai terkenal Dr. Martin Whitly (Michael Sheen), yang dikenal sebagai “The Surgeon”. Setelah munculnya seorang pembunuh peniru, Malcolm kembali berhubungan dengan ayahnya yang terasing dan harus menggunakan wawasannya untuk membantu para detektif.

Mureks