Sabtu, 03 Januari 2026 – National Research Corporation (NRC), sebuah perusahaan berlangganan berkualitas tinggi, saat ini diperdagangkan dengan valuasi EBITDA yang moderat. Padahal, fundamental perusahaan tersebut tengah menunjukkan titik balik signifikan dari fase kontraksi menuju pertumbuhan yang menjanjikan.
Menurut analisis mendalam dari Green Mage Capital, seorang investor fundamental, pasar seringkali mengidentifikasi titik infleksi ini lebih awal. Namun, dalam kasus NRC, valuasi pasar belum sepenuhnya mencerminkan potensi pertumbuhan yang akan datang.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Indikator Kunci Menuju Pertumbuhan
Salah satu metrik penting yang menjadi sorotan adalah Total Recurring Contract Value (TRCV), indikator utama untuk proyeksi ke depan NRC. TRCV tercatat tumbuh sebesar 8% secara year-on-year (YoY). Angka ini, menurut Mureks, menjadi sinyal kuat percepatan pendapatan yang akan segera terjadi, sekaligus menyiapkan landasan yang kokoh untuk kinerja perusahaan di tahun 2026.
Selain itu, margin keuntungan NRC juga menunjukkan ekspansi yang jelas. Hal ini didorong oleh rasionalisasi struktur biaya perusahaan yang efektif. Green Mage Capital memproyeksikan bahwa arus kas bebas (FCF) yang dinormalisasi dapat mendekati angka US$38 juta pada tahun 2026, setelah berbagai pengeluaran satu kali mereda.
Konsolidasi Industri dan Kekuatan Penjualan
Posisi NRC semakin diperkuat oleh tren konsolidasi industri yang sedang berlangsung, ditambah dengan revitalisasi tim penjualan perusahaan. Kedua faktor ini menempatkan NRC pada posisi yang menguntungkan untuk meraih potensi kenaikan nilai saham.
Dengan fundamental yang mulai menunjukkan re-rating, Green Mage Capital melihat jalur yang realistis bagi saham NRC untuk mencapai lebih dari US$30 per lembar. Analisis ini menekankan bahwa meskipun perubahan haluan mungkin tidak terlihat secara instan, indikator-indikator kunci telah menunjukkan arah yang jelas menuju pemulihan dan pertumbuhan nilai bagi para investor.






