Tren

Motorola Dikabarkan Siapkan Ponsel Lipat Gaya Buku, Tantang Dominasi Samsung dan iPhone Fold Apple di 2026

Motorola dikabarkan tengah mengembangkan desain ponsel lipat baru bergaya buku, menandai langkah signifikan perusahaan untuk bersaing langsung dengan Samsung dan, berpotensi, Apple di pasar perangkat lipat. Selama ini, Motorola dikenal dengan desain clamshell untuk seri ponsel lipatnya, seperti Motorola Razr 2025.

Informasi ini muncul setelah pembocor teknologi terkemuka, Evan Blass, membagikan tangkapan layar di platform X. Tangkapan layar tersebut diduga merupakan slide dari rapat internal Lenovo, perusahaan induk Motorola Mobility sejak 2014, yang menyatakan bahwa perusahaan sedang mengerjakan produk baru dengan gaya buku untuk dirilis.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Razr Fold: Ponsel Lipat Gaya Buku Pertama Motorola

Menurut slide yang beredar, Motorola akan segera memperkenalkan “Razr Fold”, yang disebut sebagai “first in the fold form factor” atau ponsel lipat gaya buku pertama dari perusahaan. Meskipun detail perangkat keras spesifik belum diungkap, slide tersebut menyebutkan bahwa ponsel ini akan dilengkapi dengan “brilliant displays, Intelligent AI, and an advanced, boundary-breaking camera system“. Lebih banyak detail diharapkan akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang, dengan rencana rilis pada akhir tahun 2026.

Mureks mencatat bahwa langkah ini menunjukkan ambisi Motorola untuk memperluas portofolio ponsel lipatnya di tengah persaingan yang semakin ketat.

Tantangan Berat di Pasar Ponsel Lipat 2026

Potensi rilis ponsel lipat gaya buku dari Motorola ini tentu menjadi berita menarik, namun perusahaan akan menghadapi tantangan besar pada tahun 2026. Samsung, misalnya, dilaporkan akan merilis Galaxy Z Fold 8 tahun ini. Meskipun belum ada informasi pasti, rumor menyebutkan Samsung akan menggunakan teknologi pengeboran baru untuk menghilangkan lipatan pada layar utama dan meningkatkan kapasitas baterai, menyempurnakan Galaxy Z Fold 7 yang sudah sangat baik.

Selain itu, satu guncangan besar lain yang diprediksi di pasar ponsel lipat 2026 adalah kehadiran iPhone Fold. Apple masih merahasiakan keberadaan ponsel ini, namun rumor yang beredar menyebutkan bahwa iPhone Fold tidak akan memiliki lipatan sama sekali pada layar utama 7,8 inci-nya. Perangkat ini juga dikabarkan akan dilengkapi kamera bawah layar 24MP dan berpotensi menggunakan chip 2nm pertama Apple, yaitu A20 Pro.

Strategi Motorola untuk Bersaing

Pertanyaan besar yang muncul adalah: apa yang bisa dilakukan Motorola untuk membedakan dirinya dari kompetitor di pasar ponsel lipat terbaik 2026? Salah satu potensi strategi yang bisa dimanfaatkan Motorola adalah harga. Mengingat rumor harga iPhone Fold yang mencapai £2.399 (sekitar Rp47 juta), Motorola bisa menawarkan opsi yang lebih terjangkau. Namun, menentukan harga ponsel baru saat ini cukup sulit karena kelangkaan RAM yang menyebabkan gejolak di pasar.

Dalam ulasan kami terhadap Motorola Razr Ultra 2025, tim redaksi Mureks memuji antarmuka pengguna kustom Motorola yang membantu mengintegrasikan Moto AI dan asisten AI lainnya ke dalam pengalaman yang ramping, unik di antara ponsel lipat flip lainnya. Slide yang bocor juga menyebutkan “improved AI” untuk Razr Fold, yang bisa berarti banyak hal berbeda untuk kemampuan perangkat tersebut.

Penting untuk diingat bahwa slide presentasi internal tidak menjamin peluncuran produk, karena banyak hal bisa berubah dalam beberapa bulan mendatang. Namun, dengan CES 2026 yang sedang berlangsung, kemungkinan kita akan mendengar lebih banyak informasi dalam waktu dekat.

Mureks