Film anime horor misteri yang telah lama dinantikan, Mononoke the Movie: The Phantom in the Rain (2024), akhirnya tiba, kembali menghadirkan sosok ikonik Medicine Seller. Disuarakan oleh Hiroshi Kamiya, karakter misterius ini akan memandu penonton menyelami dunia Inner Chambers yang penuh intrik, ambisi, dan rahasia kelam yang perlahan terkuak di balik dinding istana.
Intrik dan Ambisi di Balik Dinding Inner Chambers
Cerita Mononoke the Movie: The Phantom in the Rain berpusat pada dua perempuan muda dengan tujuan hidup yang berbeda. Asa, seorang perempuan ambisius, berjuang untuk menaikkan status dan kariernya di lingkungan Inner Chambers. Lingkungan ini, menurut Mureks, adalah tempat hierarki dan kekuasaan menentukan segalanya. Asa percaya bahwa dengan kerja keras dan kepatuhan, ia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Di sisi lain, ada Kame, gadis polos yang menyimpan mimpi sederhana namun berbahaya. Ia ingin terlibat langsung dalam urusan intim dan ritual rahasia Inner Chambers, sebuah tempat yang dipenuhi aturan tak tertulis dan pengorbanan tersembunyi. Lingkungan ini dipimpin oleh Utayama, perempuan tua yang berpengaruh dan penuh wibawa. Di balik sikap tenangnya, Utayama menyimpan banyak rahasia kelam yang telah lama terkubur, berusaha menjaga keseimbangan dan menutup rapat semua kebusukan demi mempertahankan tradisi dan kekuasaan yang telah berjalan bertahun-tahun.
Kemunculan Medicine Seller dan Terkuaknya Rahasia Kelam
Namun, tekanan batin, kecemburuan, dan ketidakadilan yang dialami para perempuan di dalam Inner Chambers perlahan menciptakan retakan yang tak bisa disembunyikan lagi. Ketika hujan turun tanpa henti dan suasana menjadi semakin mencekam, Medicine Seller muncul. Kehadirannya selalu menjadi pertanda bahwa sesuatu yang tidak wajar sedang terjadi.
Dengan sikap tenang namun tajam, Medicine Seller mulai mengamati, mendengar bisikan, dan menggali emosi yang terpendam di antara para penghuni Inner Chambers. Sedikit demi sedikit, ia mengungkap kebenaran mengerikan yang berakar dari penderitaan, ambisi, dan pengkhianatan masa lalu. Mureks mencatat bahwa alur cerita ini dibangun dengan sangat hati-hati, menciptakan ketegangan yang mendalam.
Horor Psikologis dan Konsekuensi Ambisi
Seiring penyelidikan berjalan, teror mulai menampakkan wujudnya. Roh misterius yang lahir dari rasa sakit dan ketidakadilan menghantui setiap sudut Inner Chambers. Asa dan Kame pun harus menghadapi konsekuensi dari pilihan mereka, menyadari bahwa impian yang mereka kejar memiliki harga yang jauh lebih mahal dari yang dibayangkan.
Film ini menyajikan horor psikologis yang kuat, bukan lewat kejutan semata, tetapi melalui emosi, trauma, dan rahasia yang menyesakkan. Durasi film ini adalah 89 menit, dengan rating 7.5/10 dari Kapanlagi.com dan 6.8/10 secara umum.
Deretan Pengisi Suara Ternama
Disutradarai oleh Kenji Nakamura dan ditulis oleh Kenji Nakamura bersama Kôji Yamamoto, film produksi Twin Engine ini juga didukung oleh deretan pengisi suara ternama Jepang:
- Hiroshi Kamiya sebagai Medicine Seller
- Tomoyo Kurosawa sebagai Asa
- Aoi Yûki sebagai Kame
- Mami Koyama sebagai Kayama
- Jun Fukuyama sebagai Hiramoto
- Kana Hanazawa sebagai Kitagawa
- Yôko Hikasa sebagai Fuki Tokita
- Daisuke Hosomi sebagai Sakashita
- Miyu Irino sebagai Emperor
- Yûko Kaida sebagai Awashima
Mononoke the Movie: The Phantom in the Rain (2024) menawarkan pengalaman sinematik yang mendalam, mengajak penonton merenungkan harga sebuah keinginan dan kekuasaan di tengah misteri dan horor yang mencekam.






