Penggemar serial hit Netflix, Stranger Things, mungkin merasakan adanya potensi perubahan arah karakter Vecna (Jamie Campbell Bower) saat ia berdialog terakhir dengan Will Byers (Noah Schnapp) di episode final. Perasaan tersebut ternyata bukan tanpa dasar. Duo kreator serial ini, Duffer Brothers, baru-baru ini mengakui bahwa mereka sempat mempertimbangkan ide tersebut sebelum akhirnya menyadari bahwa Vecna telah melewati titik tanpa kembali.
Ross Duffer, salah satu kreator, menjelaskan bahwa inspirasi untuk mengakhiri cerita banyak diambil dari The Lord of the Rings: The Return of the King. Namun, mereka juga nyaris menarik inspirasi dari Return of the Jedi, yang menampilkan perubahan sisi karakter Darth Vader.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Vecna Terlalu Jauh untuk Berbalik Arah
Dalam sebuah wawancara dengan Netflix Tudum, Ross Duffer membeberkan alasan mengapa tidak ada jalan kembali bagi Henry Creel, nama asli Vecna. “Kami memang berdiskusi dengan tim penulis apakah dia bisa memiliki momen seperti Billy [Dacre Montgomery] di mana dia berbalik melawan Mind Flayer [dalam] situasi tipe Darth Vader,” ungkap Ross Duffer.
Namun, diskusi lebih lanjut dengan para penulis dan Jamie Campbell Bower membawa mereka pada kesimpulan berbeda. “Semakin kami membicarakannya dengan para penulis dan Jamie, dia sudah terlalu jauh pada titik ini untuk sampai di sini, dia harus membenarkan semua yang telah dia lakukan. Dan satu-satunya cara untuk membenarkan itu adalah dengan mengatakan, ‘Saya memilih ini, dan saya masih percaya pada ini,'” lanjutnya.
Mureks mencatat bahwa fragmen-fragmen dari potensi perubahan arah karakter Henry Creel memang terasa dalam adegan yang disebutkan, yang cukup lama membuat penonton percaya hal itu mungkin terjadi. Seperti banyak alur cerita di babak terakhir serial ini, Duffer Brothers memilih untuk menyerahkan interpretasi kepada penonton mengenai apakah Henry benar-benar mempertimbangkan jalan yang berbeda.
“Meskipun dia terguncang oleh ingatan ini, dia sudah terlalu jauh pada titik ini untuk berbalik melawan Mind Flayer. Namun kami ingin menyerahkannya kepada penonton apakah Henry muda memilih ini atau apakah Mind Flayer mengendalikan dia dari awal hingga akhir,” jelas Ross Duffer.
Ia menambahkan, “Namun pada akhirnya, dalam hal ke mana Henry pergi, itu tidak masalah karena dia memilih sisi Mind Flayer pada akhirnya.”
Terlepas dari bagaimana alur cerita berjalan dan pandangan penonton terhadap pilihan kreatif lainnya di episode final, keputusan untuk mematikan Henry dianggap sebagai langkah yang tepat. Selain itu, jika ia tidak mati, kapak yang dibawa Joyce (Winona Ryder) akan menjadi sia-sia.






