Hiburan

Menggali Makna dan Inspirasi: 20 Film Islami Pilihan untuk Tontonan Keluarga Bermutu

Film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan pelepas penat, tetapi juga dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan nilai-nilai luhur dan ajaran agama. Genre film Islami, khususnya, semakin digemari masyarakat karena kemampuannya menyajikan cerita menghibur sekaligus sarat makna.

Mureks mencatat bahwa minat publik terhadap rekomendasi film Islami terus meningkat. Film-film ini tidak hanya menawarkan pengetahuan agama, tetapi juga sering kali mampu meningkatkan keimanan dan memberikan ketenangan hati bagi para penontonnya. Berbagai kisah inspiratif, mulai dari perjuangan hidup hingga biografi tokoh, tersaji apik dalam deretan karya sinema ini.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Berikut adalah 20 rekomendasi film Islami yang patut Anda saksikan, cocok untuk tontonan keluarga yang edukatif dan penuh inspirasi.

Daftar Film Islami Pilihan yang Menginspirasi

  • My Name Is Khan (2010)

    Film ini menjadi perbincangan hangat saat dirilis pada 2010, dibintangi oleh Shah Rukh Khan dan Kajol. My Name Is Khan berlatar peristiwa 11 September 2001, ketika aksi terorisme merusak citra penganut agama Islam di mata dunia. Rizwan Khan, seorang pemuda muslim keturunan India, turut merasakan dampaknya. Putra sambungnya menjadi korban perundungan karena memiliki ayah seorang muslim.

    Khan kemudian bertekad membersihkan nama Islam dengan berusaha menemui presiden secara langsung, dalam sebuah perjalanan yang penuh tantangan dan inspirasi.

  • Ali (2001)

    Film biografi ini mengisahkan perjalanan hidup petinju legendaris Mohammad Ali, seorang pemeluk agama Islam. Kisah hidupnya diceritakan dengan apik, menyoroti perjuangan dan keyakinannya. Daya tarik film ini juga terletak pada penampilan luar biasa Will Smith sebagai karakter utama, yang bahkan belajar tentang agama Islam untuk memaksimalkan perannya. Totalitasnya mengantarkan Will Smith pada nominasi Oscar.

  • Le Grand Voyage (2004)

    Bagi pencari film Islami bertema perjalanan, Le Grand Voyage adalah pilihan tepat. Film ini mengisahkan hubungan dingin antara seorang ayah dan anak. Reda, seorang mahasiswa di Paris, diminta ayahnya untuk mengantarkannya menunaikan ibadah haji ke Mekah. Sepanjang perjalanan panjang mereka, banyak hikmah yang dipetik, secara perlahan mencairkan hubungan ayah dan anak yang semula kaku.

  • Children of Heaven (1997)

    Diproduksi pada 1997, film ini menyentuh hati dengan kisah kakak beradik dari keluarga kurang mampu yang harus bergantian memakai sepatu sekolah. Children of Heaven menumbuhkan rasa sayang pada sesama dan mengajarkan banyak pelajaran berharga tentang kesabaran, keikhlasan, serta kegigihan dalam mewujudkan mimpi.

  • Nussa (2021)

    Indonesia patut berbangga dengan film animasi Islami terbaru ini. Nussa bercerita tentang Nusa, bocah saleh berusia 9 tahun yang dibesarkan dengan nilai-nilai Islami. Ia berhadapan dengan murid baru bernama Joni saat mengikuti lomba sains di sekolah. Pertemuan ini menumbuhkan konflik internal pada diri Nusa, menjadikannya tontonan religi yang sayang dilewatkan, terutama bersama anak atau keponakan.

  • Sang Kiai (2013)

    Sesuai judulnya, film religi ini berkisah tentang tokoh terkenal KH Hasyim Asyari, seorang kiai dari Pondok Pesantren Tebu Ireng. KH Hasyim Asyari menentang Jepang dan ditahan karena perlawanannya. Penahanan ini menyulut semangat para santri untuk melakukan perlawanan bersama. Film ini cocok bagi penggemar tema perjuangan dengan tokoh Islam.

  • Bilal: A New Breed of Hero (2015)

    Film animasi ini mengambil kisah sahabat Nabi Muhammad Saw, Bilal. Diceritakan, Bilal adalah seorang kulit hitam yang keluarganya dibantai oleh pasukan kegelapan; ibunya dibunuh dan adiknya diculik. Ia menjadi budak, namun gema suara ibunya selalu mengingatkannya untuk menentukan nasibnya sendiri. Kisah inspiratif Bilal yang pantang menyerah mencari adiknya dan berjuang bersama Rasulullah dalam membela ajaran Islam menjadikan film ini wajib ditonton.

  • Hafalan Sholat Delisa (2011)

    Film ini mengisahkan Delisa, gadis kecil yang tinggal di desa pantai Aceh. Pada 26 Desember 2004, Delisa dan ibunya bersiap ujian praktik salat ketika gempa dan tsunami melanda. Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, namun kaki kanannya harus diamputasi. Meskipun berat, Delisa mengajarkan bagaimana kesedihan dapat menjadi kekuatan untuk tetap bertahan, setelah ia berkumpul kembali dengan ayahnya.

  • Fetih 1453 (2012)

    Fetih 1453 menceritakan tokoh muslim terkenal dari Turki, Mehmed II atau Muhammad Al Fatih. Film ini mengisahkan perjuangan Mehmed II yang naik takhta Kekaisaran Ottoman dan berusaha membuktikan ramalan tentang penaklukan Konstantinopel yang dikuasai umat Kristen. Kisah perjuangan Muhammad Al Fatih ini patut menjadi tontonan bersama keluarga.

  • Muhammad: The Messenger of God (2015)

    Bagi yang ingin melihat perjuangan Nabi Muhammad Saw dalam menyebarkan agama Islam, film biopik ini wajib ditonton. Dilansir oleh Muvila.com, Muhammad: The Messenger of God merupakan film termahal yang pernah dibuat di Iran, menghabiskan biaya sekitar 300 miliar rupiah yang disokong penuh oleh pemerintah Iran melalui Yayasan Bonyad Mostazafan. Proses produksinya dilakukan secara tertutup.

  • Malcolm X (1992)

    Film biopik ini mengisahkan Malcolm X, tokoh muslim Afrika-Amerika yang berpengaruh. Melalui perjalanan hidupnya, Malcolm menyampaikan pesan positif tentang Islam dan rasisme. Perpindahan keyakinannya menjadi Islam bukan semata karena pengaruh, melainkan kepercayaannya terhadap ajaran yang membawa kebaikan. Kisah hidup Malcolm yang berhijrah ke Mekkah dan menemukan keindahan ajaran Islam akan sangat menginspirasi.

  • Negeri 5 Menara (2012)

    Film ini menggambarkan perjalanan enam sahabat di Pondok Madani, sebuah pesantren di Ponorogo, Jawa Timur. Alif, tokoh utama, awalnya enggan, namun menemukan semangat hidup melalui nasihat ustaz:

Mureks