BANGKOK, Mureks – Militer Thailand secara resmi mengonfirmasi terjadinya bentrokan langsung antara unit tank mereka dengan pasukan lapis baja Kamboja. Konfirmasi ini menyusul beredarnya video di media sosial yang menunjukkan sebuah tank M48A5 Thailand terlibat dalam pertempuran sengit melawan beberapa tank T-55 milik Kamboja di sepanjang perbatasan kedua negara.
Detik-detik Pertempuran dan Keunggulan Taktis
Menurut Mureks, rekaman yang pertama kali dipublikasikan oleh sumber-sumber Thailand di media sosial, memperlihatkan tank tempur utama M48A5 Angkatan Darat Thailand melepaskan tembakan ke arah empat tank keluarga T-55 yang dioperasikan oleh Angkatan Darat Kamboja. Video tambahan yang kemudian muncul secara daring menunjukkan salah satu tank T-55 Kamboja hancur total selama pertempuran tersebut.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Sumber militer Thailand menyatakan bahwa bentrokan terjadi saat pasukan mereka berada di dataran tinggi. Posisi ini memberikan keuntungan taktis yang jelas bagi tank Thailand, sehingga pertempuran berakhir dengan hasil yang timpang, sebagaimana dicatat dalam komentar yang menyertai salah satu video.
Konteks Konflik dan Gencatan Senjata
Insiden ini terjadi sebelum kesepakatan gencatan senjata 72 jam yang disepakati pada 27 Desember 2025. Meskipun Thailand belum merilis koordinat pasti atau garis waktu yang tepat untuk bentrokan tersebut, mereka mengonfirmasi bahwa pertempuran ini merupakan bagian dari eskalasi konflik terkait sengketa perbatasan yang telah berlangsung lama antara Thailand dan Kamboja.
Profil Tank yang Terlibat
Tank-tank yang terlibat dalam pertempuran ini mencerminkan inventaris lapis baja yang lebih tua yang masih digunakan oleh kedua negara.
- M48A5 Thailand: Merupakan varian yang ditingkatkan dari tank tempur utama M48 Patton rancangan Amerika Serikat. Tank ini dilengkapi dengan sistem pengendalian tembakan yang lebih baik dan meriam utama 105mm. Meskipun sebagian besar telah ditarik dari peran garis depan oleh banyak angkatan bersenjata, platform ini masih digunakan dalam jumlah terbatas oleh pasukan darat Thailand, terutama di unit cadangan atau teritorial.
- T-55 Kamboja: Adalah tank tempur utama rancangan Soviet yang diperkenalkan pada akhir tahun 1950-an. Tank ini diekspor secara luas selama Perang Dingin. Terlepas dari usianya, varian T-55 masih digunakan di beberapa negara, termasuk Rusia, seringkali dalam peran sekunder atau karena keterbatasan alternatif.
Kendaraan T-55 yang terlihat dalam rekaman tersebut diyakini milik unit lapis baja Angkatan Darat Kamboja yang ditempatkan di dekat wilayah perbatasan yang diperebutkan. Rilis rekaman pertempuran oleh pihak Thailand ini menandai salah satu konfirmasi visual paling jelas hingga saat ini mengenai pertempuran tank lawan tank secara langsung antara kedua negara.






