Sebuah insiden kebakaran menimpa mesin kapal penyeberangan The Angkal 6 di perairan Laut Bali, tepatnya di wilayah Kabupaten Klungkung, pada Selasa (6/1). Kejadian ini memaksa evakuasi terhadap 88 penumpang dan 9 awak kapal yang berada di dalamnya. Beruntung, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengonfirmasi insiden tersebut pada Rabu (7/1). Menurutnya, api yang membakar sebagian badan kapal berasal dari mesin. “Penyebab mesin terbakar masih didalami oleh teknisi. Yang pasti, api diketahui berasal dari mesin boat, memicu percikan api, dan membakar sebagian badan kapal,” jelas Iptu Alit Purnawibawa.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Mureks mencatat bahwa kapal The Angkal 6 bertolak dari Pelabuhan The Angkal, Desa Kampung Kusamba, dengan tujuan Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, sekitar pukul 16.00 WITA. Namun, sekitar 15 menit setelah berlayar, api mulai terlihat di bagian mesin kapal.
Melihat kondisi darurat, awak kapal segera menghubungi staf pelayanan kapal The Angkal di Nusa Penida untuk meminta bantuan. Respons cepat datang dari manajemen perusahaan yang segera memberangkatkan kapal The Angkal 7 untuk melakukan proses evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung intensif hingga pukul 17.00 WITA, memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dipindahkan dengan aman ke kapal penyelamat. Setelah evakuasi selesai, kapal The Angkal 6 yang terbakar kemudian ditarik dan merapat dengan aman di Pelabuhan The Angkal, Desa Kampung Kusamba.






