Hiburan

Mengenal Lebih Dekat Doraemon: Dari Kelahiran Tahun 2112 hingga Duta Anime Jepang yang Mendunia

Kabar mengejutkan baru-baru ini menyelimuti para penggemar anime di Indonesia, terutama generasi Milenial dan Gen Z. Serial anime legendaris Doraemon dikabarkan berhenti tayang di salah satu stasiun televisi nasional, setelah hampir tiga dekade menghibur pemirsa. Informasi ini sontak memicu reaksi dari berbagai kalangan, mengingat Doraemon, Nobita, Giant, Suneo, dan Shizuka telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecil banyak anak di Tanah Air.

Berbagai teknologi fiktif dari abad ke-22 yang ditampilkan dalam serial ini, seperti baling-baling bambu dan pintu ke mana saja, begitu lekat dalam ingatan. Sebagaimana lirik lagu tema ikoniknya, barang-barang ajaib tersebut seolah mampu mewujudkan impian seorang anak yang “ingin ini, ingin itu, banyak sekali.” Namun, seberapa jauh Anda mengenal robot kucing biru ini? Mureks mencatat bahwa ada sejumlah fakta menarik tentang Doraemon yang mungkin belum banyak diketahui:

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

1. Identitas dan Kelahiran Doraemon

Doraemon, robot kucing yang unik, ternyata memiliki tanggal lahir yang spesifik. Dilansir dari Tokyo Weekender pada Rabu (7/1/2025), Doraemon diciptakan pada 3 September 2112 di Pabrik Robot Matsushiba. Uniknya, momen 100 tahun menjelang kelahirannya pada tahun 2012 dirayakan secara besar-besaran di Jepang, bahkan hingga ke Beijing, meskipun saat itu Beijing tengah dilanda gejolak politik dan protes anti-Jepang.

2. Sosok di Balik Doraemon

Karakter Doraemon merupakan buah karya dari Fujiko F. Fujio, nama pena dari Hiroshi Fujimoto. Pria kelahiran 1933 ini memulai debutnya sebagai komikus pada usia 17 tahun. Doraemon sendiri mulai diterbitkan secara rutin sejak tahun 1969 dan popularitasnya semakin meroket setelah diadaptasi menjadi serial anime televisi pada tahun 1979.

3. Keraguan Sang Kreator

Dikutip dari Google Arts & Culture, saat pertama kali diterbitkan secara rutin pada era 1970-an, Doraemon harus bersaing dengan tren gekiga, genre manga yang digambar secara realistis. Kondisi ini sempat membuat Fujiko F. Fujio khawatir bahwa Doraemon tidak akan diterima dengan baik oleh anak-anak.

4. Ribuan Episode dan Puluhan Film

Perjalanan Doraemon terbilang sangat panjang dan produktif. Tercatat hampir 1.350 bab manga diterbitkan antara tahun 1969 hingga 199x, dengan total episode anime mencapai lebih dari 3 ribu. Wikipedia mencatat bahwa hingga tahun 2025, waralaba ini telah menghasilkan 44 film panjang, 2 film spesial, dan lebih dari 30 film pendek.

5. Museum Fujiko F. Fujio

Bagi para penggemar yang ingin merasakan langsung dunia Doraemon, Museum Fujiko F. Fujio di Kawasaki, Kanagawa, Jepang, adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Di museum ini, pengunjung tidak hanya dapat melihat dokumentasi karya-karya Fujiko F. Fujio, tetapi juga menikmati area bermain yang didesain menyerupai berbagai benda dari jagat Doraemon. Museum ini dibuka pada tanggal ulang tahun Doraemon, yakni 3 September 2011.

6. Duta Anime Jepang

Pada tahun 2008, Kementerian Luar Negeri Jepang secara resmi menunjuk Doraemon sebagai Duta Anime negara tersebut. Masahiko Komura, yang menjabat sebagai menteri luar negeri kala itu, memberikan tugas kepada maskot ini untuk menyebarkan hal-hal positif dan membina hubungan global melalui politik soft power Jepang.

“Doraemon, saya harap kamu akan berkeliling dunia sebagai duta anime dan memperdalam pemahaman orang tentang Jepang sehingga mereka akan menjadi teman kita,” kata Masahiko Komura saat seremoni penunjukan, dilansir dari The Guardian.

Referensi penulisan: www.liputan6.com

Mureks