Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan bahwa 85 persen program revitalisasi sekolah di seluruh Indonesia telah rampung. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp 16,9 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan Mu’ti saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di SMK Negeri 7 Medan pada Minggu, 4 Januari 2026. Menurutnya, dukungan revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru telah diberikan kepada 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Dengan anggaran Rp 16,9 triliun, kita memberikan dukungan revitalisasi dan juga pembangunan unit sekolah baru untuk 17.000, untuk 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 85 persen lebih sudah selesai dilaksanakan dan sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh seluruh murid-murid di sekolah-sekolah di Indonesia,” ujar Mu’ti.
Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan salah satu dari tiga program prioritas utama Presiden. Dua program prioritas lainnya adalah digitalisasi pendidikan dan peningkatan kualitas serta kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan.
Mureks mencatat bahwa dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2025, pemerintah telah mendistribusikan 288.865 panel interaktif ke berbagai sekolah di Tanah Air. Mendikdasmen menargetkan seluruh proses pembangunan dan revitalisasi sekolah dapat tuntas pada akhir Januari 2026.
“Sehingga mudah-mudahan pada bulan Februari nanti semua sudah dapat digunakan sepenuhnya untuk pembelajaran yang berkualitas,” pungkas Mu’ti, berharap program ini dapat segera memberikan dampak maksimal bagi mutu pendidikan.






